|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Dari pembukaan konferensi ke-5 HMI MPO
HMI Harus Selalu Hadir Ditengah Masyarakat
|
Perjalanan HMI MPO sudah satu setengah abad lamanya. Dalam era ini HMI MPO telah melewati lintasan sejarah dari yang baik sampai yang buruk. HMI MPO akan selalu ada ditengah-tengah masya-rakat, sampai cita-cita me-reka (masyarakat-red) bisa tercapai.
HMI MPO saat ini ditantang untuk menyikapi tiga kondisi yang ada, di antaranya kon-disi dalam penjajahan pihak asing dari orde lama sampai orde baru. Analisa HMI MPO, pemerintah saat ini tidak le-bih dari boneka, tanpa ada prinsip yang mendasar. Aki-batnya masyarakat semakin tertindas dari berbagai bi-dang, terlebih keterpurukan ekonomi saat ini.
Demikian sambutan Ketua Umum HMI MPO Cabang Ma-nado M Djunaidi Amra, di Mi-nahasa Law Centre Ruang Tondano Lantai empat, Jumat (02/06).
Dijelaskannya, kondisi ke-dua yaitu, kondisi mahasiswa sebagai imbas dai kondisi In-donesia saat ini. Di mana, untuk mendapatkan gelar saat ini membutuhkan biaya yang sangat mahal. Di sisi lain ekonomi mengalami ke-terpurukan.
Selanjutnya, untuk kondisi keislaman, kita tahu bahwa mayoritas agama di negara ki-ta adalah Muslim. Tapi mere-ka justru yang banyak mela-kukan Korupsi Kolusi dan Ne-potisme (KKN).
“Disinilah HMI MPO akan te-rus maju dan memperjuang-kan nasib masyarakat sampai pada cita-citanya,”ujarnya.
Sementara itu Pengurus Badko HMI Indonesia Bagian Utara Samsul Rizal Karim, yang juga membuka secara langsung kegiatan ini lebih banyak berbicara tentang, gambaran masyarakat sipil ketika menghadapi pola ne-gara demokrasi, pemilik dan penguasa.
Di sisi lain Ketua Panitia Pe-laksana Supriadi M Saleh, di-harapkan kegiatan ini dapat melahirkan inovasi-inovasi baru. Perlu diketahui, kegia-tan ini digelar sampai Minggu (04/05) untuk memilih ketua HMI MPO yang Baru.(aan)
|
|