|
|
|
|
![]() |
![]() |
Manado Juara Umum MTQ Sulut ke-21
Hasil rembug ‘dewan hakim’ Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-21 Sulut, memu-tuskan Manado keluar seba-gai juara umum dengan per-olehan nilai 63.
Adapun jenis kegiatan yang dilombakan diantaranya, Syahril Qur’an, Fahmil Qur’an, Khotil Qur’an, Qiraah Qur’an dan Qiraah Sabaah dan masih banyak yang lainnya.
Ketua LPTQ Sulut Syahrial Damopolii mengatakan, utu-san dari Manado diharapkan mampu bersaing ke tingkat nasional pada kegiatan MTQ yang akan dilaksanakan di Kendari pada Juli menda-tang.
Senada dengan itu, Sekre-taris Panitia Usran Mantow mengatakan, seluruh kafilah baik itu Bolmong, Talaud, Bi-tung, sangihe dan Minahasa serta daerah lainnya harus mampu meningkatkan ke-mampuan mereka di masing-masing jenis kegiatan yang dilombakan.(aan)
Umat Katolik Peduli Yogya
MINGGU (04/06) kemarin, umat Katolik yang tersebar di tiga propinsi Sulut, Sulteng dan Gorontalo menyatakan aksi ke-prihatinan dan kepedulian ber-sama terhadap para korban gempa bumi di Yogyakarta dan sekitarnya. Aksi ini dilakukan dalam bentuk mengkhususkan kolekte (uang persembahan, red) perayaan Ekaristi yang akan diperuntukan untuk para korban bencana alam tersebut. Di samping itu, dalam Perayaan Ekaristi tersebut dibuat intensi khusus bagi korban bencana.
Pastor Paroki St Fransiskus Xaverius Pineleng Yus Talangi Pr mengungkapkan, aksi kepri-hatinan dan kepedulian ini me-rupakan harapan Uskup Ma-nado Mgr Yoseph Suwatan MSC.
“Uskup Manado Mgr Yoseph Suwatan MSC menyatakan agar kolekte misa hari ini disa-lurkan kepada para korban ben-cana gempa bumi di Yogyakarta dan sekitarnya. Bapa Uskup meminta kita menyatakan kepri-hatinan dan kepedulian bersa-ma untuk mereka yang sedang menderita,” jelasnya.
Rencananya, kolekte yang di-kumpulkan masing-masing pa-roki disatukan di Keuskupan Manado untuk kemudian pihak keuskupan menyalurkan dana tersebut kepada masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.(imo)
Kanisa GMIM Karunia Sea I
GMIM Karunia Sea I yang sudah berusia 10 tahun te-patnya pada 10 Mei lalu, kini berupaya membangun satu tempat ibadah baru yang bia-sa disebut Kanisa.
Dengan mengandalkan pa-nitia sebelumnya, kini gereja tersebut sedang berusaha mengumpulkan dana untuk membeli lahan gedung ge-reja.
Namun Gereja dengan 11 kolom tersebut merasa ber-syukur dengan pertolongan Tuhan karena salah seorang hambanya telah memberikan lahan untuk dibangun se-buah gereja, yakni mantan Sekda Propinsi Sulut era Ma-ngindaan Drs Mailangkay, yang memberikan lahan de-ngan harga di bawah pasaran sekarang ini.
Menurut salah satu panitia pengadaan Kanisa, Pnt Zet Runtuwene, sementara ini pa-nitia yang telah dibentuk dan diberi kepercayaan untuk me-ngadakan lahan dan gedung kanisa telah berupaya menca-ri dana. “Sementara ini kami sedang mengumpulkan dana dari partisipasi jemaat dan penjualan bahan makanan,” katanya.
Karena itulah panitia ber-harap pada jemaat dan para donatur untuk bersama-sama merealisasikan apa yang telah diprogramkan Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) ini.(aan)
|
|