|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Bantuan bencana tak kunjung tiba
Warga Tagih Janji Pemkab
|
Janji Pemkab Minahasa un-tuk merealisasikan bantuan yang akan diberikan ke warga korban bencana alam di Tom-bariri dan Tombulu, ternyata te-rus ditagih warga setempat. Pa-salnya, hingga memasuki perte-ngahan tahun 2006 ini, baik bantuan dana maupun rumah, belum juga direalisasikan.
Seperti yang diungkapkan John Pangemanan, tokoh pe-muda asal Ranowangko, Keca-matan Tombariri, dimana me-nurutnya, kondisi warga korban bencana saat ini sangat mem-prihatinkan, terutama mereka yang kehilangan rumah. Untuk itu, dirinya mendesak pihak Pemkab Minahasa segera me-nyalurkan bantuan yang ada dan membangun rumah bagi kor-ban bencana. “Warga korban bencana di Tombariri sudah sangat memprihatinkan. Selain tak punya rumah, warga kor-ban bencana sulit mendapat-kan kebutuhan pokok,” ujar Pangemanan.
Sementara itu, Pemkab Mina-hasa melalui Kasubdin Bina sumbangan dan bantuan Dinas Sosial, Drs Jemmy Sigar ketika ditemui wartawan kemarin, menjelaskan, belum disalur-kannya bantuan tersebut kare-na masih menunggu pemerin-tah pusat. ‘’Sampai saat ini, da-nanya belum ada. Kami masih menunggu dari pusat. Semua-nya butuh proses,” jelas Sigar.
Ditambahkannya, berdasar-kan data yang ada, warga kor-ban bencana akan mendapat-kan bantuan dari pemerintah pusat lewat dana dekonsen-trasi, yaitu untuk relokasi kor-ban bencana 190 rumah ma-sing-masing mendapatkan Rp 22,5 juta. “Dengan perincian, 151 rumah rusak berat dan 1.249 rumah rusak ringan yang tersebar di Tombariri, Tombulu dan Sonder,” ujar Sigar.(pen)
|
|