|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Bupati: Itu Hak Demokrasi AAM Maju Sebagai Kandidat Ketua KNPI
|
Bupati Bolmong Dra Hj Mar-lina Moha Siahaan mengakui, meski sebagai ibu kandung dari Aditya Anugerah Moha (AAM) SKed, namun dia tidak punya hak sama sekali memangkas hak demokrasi AAM untuk maju sebagai salah satu kandidat Ketua KNPI.
“Siapapun kandidat atau anak siapapun dia, dia berhak untuk maju. Soal AAM, sebagai orang tua, saya tidak punya hak untuk memangkas hak demokrasinya. Saya juga sebagai bupati, tidak pernah menginstruksikan kepada para camat untuk mengkondisi-kan seseorang menjadi ketua KNPI Bolmong,” tandas Bupati Bolmong, saat membuka Musda DPD KNPI Bolmong ke-10 di Gedung Bobakidan, kemarin.
Bupati juga memberikan weja-ngan dan motivasi kepada pemu-da Totabauan, agar mampu me-laksanakan program-program yang diamanatkan Musda nanti. Juga mengajak kepada seluruh elemen pemuda agar bisa mem-bangun kerja sama yang baik dengan pemerintah lewat dinas, badan maupun kantor terutama yang memiliki program terkait kepemudaan.
Disisi lain, kata Mama Didi sa-paan akrab Bupati, kepengu-rusan yang baru nanti diharapkan ada keterwakilan dari seluruh organisasi pemuda yang ada di Bolmong. Sehingga bisa terba-ngun komunikasi yang baik demi meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan di kalangan pe-muda.
Dalam Musda yang mengagen-dakan pemilihan ketua baru masa bhakti 2006-2009, juga dihadiri wakil bupati, sejumlah unsur Muspida serta para pejabat di jajaran Pemkab Bolmong, plus utusan dari 28 ormas pemuda dan 27 PK KNPI se-Bolmong. Bupati juga berkenan menyum-bang Rp 5 juta, sedangkan wabup Rp 2 juta yang seterusnya para kepala dinas, memberikan sumbangan Rp 500 ribu.
Meski belum ada penetapan nama-nama kandidat, namun suasana pada saat pembukaan Musda KNPI Bolmong cukup pa-nas. Spanduk-spanduk kandidat pun bertebaran di jalan raya maupun jalan masuk ke lokasi pelaksanaan. Terlihat, spanduk AAM-lah yang paling banyak, selain itu ada juga spanduk dari Robiyanto Suid dan Rizky Lamaluta.
Ketua Harian MPI KNPI dihu-bungi usai acara pembukaan membenarkan ketiga nama itu sudah memastikan untuk maju. Sedangkan nama-nama lain yang mencuat, tampaknya masih pikir-pikir. Sesepuh pemuda Bolmong ini pun berpesan agar siapapun yang terpilih jadi ketua nanti, harus mampu menjalankan amanah Musda. “Adapun yang masuk dalam kepengurusan yang baru, harus ada rekomendasi dari OKP yang mengutusnya. Sebab KNPI sebagai wadah berhimpun pemuda harus menggambarkan kewadahan terhadap seluruh OKP yang ada,” kata dia.(tus)
|
|