|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Dari rapat hasil temuan Banwas dan LAKIP
Runtu Berang Banyak Pejabat tak Hadir
|
Bupati Minahasa, Drs Vreeke Runtu, Kami (08/06) kemarin di ruang sidang kantor bupati, secara resmi membuka pendidikan dan pelatihan penyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dilingkungan Pemkab. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan rapat koordinasi pengawasan dan pemutakhiran data.
Namun hajatan ini kurang direspons oleh sejumlah kala-ngan pejabat, termasuk lima kepala kecamatan (Camat) yang tak hadir tanpa pemberi-tahuan. Bupati pun kemudian memerintahkan tim Baperja-kat (Badan Pertimbangan Ja-batan dan Kepangkatan), se-segera mungkin memanggil dan memproses para pejabat dan Camat yang dinilai kuma-bal tersebut.
“Masakan acara semacam ini pejabat, termasuk para ca-mat, nyanda hadir. Ini sangat keterlaluan. So itu kita minta Baperjakat panggil dan proses para pejabat dan camat ter-sebut,” berang Runtu usai menghitung jumlah pejabat yang ada.
Lebih lanjut menurut Runtu, kegiatan seperti ini tak perlu ditakuti para pejabat dan camat. Seba untuk mencegah tidak terjadinya pernyimpa-ngan dan kesalahan, maka setiap temuan pemeriksaan dari pimpinan dan instansi, harus segera ditindaklanjuti agar tidak terjadi penyelewe-ngan yang bisa merugikan negara.
Oleh sebab itu, penegakan disiplin adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh setiap PNS agar mereka bisa meng-impletasikan kinerja untuk mendorong akselerasi pemba-ngunan di Minahasa. “Kita minta, kalo ada temuan Ban-was dibeberapa dinas instan-si, sebelum 17 Agustus sudah diproses, tak ada kata tawar-tawar lagi,” ujar Runtu serius.
Hadir dalam acara tersebut, Kepala BPK Wilayah Perwakilan XIV Sulut yang diwakili Novian SE Ak, Kepala Banwas FH Wa-rokka SH MSi, serta para peja-bat teras Pemkab Minahasa(pen)
|
|