|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Dana BOS BKM Dipastikan Cair Per Triwulan
|
Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) melalui Diknas Sulut menegaskan, dana Bantuan Operasional Sekolah dan dana Bantuan Khusus Murid (BKM) sudah dipastikan cair. Namun pencairannya tidak dilakukan langsung secara menyeluruh satu tahun pelajaran namun pencairannya dilakukan per triwulan.
Seperti yang dikatakan Kadis Diknas Sulut Drs A Lomban MSi yang didampingi Hubmasnya Ronny Sepang SH, Kamis (08/06) semua sudah ada di rekening masing-masing sekolah dan saat ini tinggal menunggu keproaktifan semua kepala sekolah mengingat dana tersebut sudah ada di bank sesuai nomor rekening sekolah dan Kantor Pos setempat yang dipercayakan menyalurkan dana tersebut.
“Kami sudah menginformasikan kepada jajaran pendidikan bahwa dana tersebut sudah ada dan segera menghubungi bank sesuai rekening masing-masing sekolah dan kantor pos setempat. Jadi anggapan bahwa dana itu belum ada sangat keliru karena sosialisasi sudah dari jauh-jauh hari sebelum dana itu disalurkan,” kata Lomban.
Jadi kata Lomban, jika ada sekolah belum melakukan langkah proaktif ini diharapkan segera melakukannya. “Sebab jika dana itu belum diterima berarti sekolah tidak proaktif. Sekolah dituntut untuk jemput bola, karena juklak dan juknisnya sudah lama disosialisasikan,” tukasnya.
Sebelumnya berbagai sosialisasi sudah dilakukan Diknas Sulut dengan menggelar sejumlah pertemuan baik itu Rakerda Jajaran Diknas maupun di setiap kesempatan pertemuan. Bahkan semua diknas kabupaten/kota pun dituntut untuk mensosialisasikan program tersebut.(lex)
Lokakarya Kurikulum Berbasis Kompetensi Ilmu Pemerintahan FISIP Unsrat
MANADO – Jurusan ilmu pemerintahan FISIP Unsrat yang terdiri program studi (prodi) ilmu pemerintahan dan ilmu politik melaksanakan lokakarya kurikulum berbasis kompetensi, Rabu (07/06) hingga Kamis (08/06). Ini dilakukan dalam rangka evaluasi program pengajaran dan mengantisipasi kebutuhan pasar kerja dari lulusan jurusan ini. Lokakarya ini dihadiri Dekan Drs Johny Lumolos MSi, PR III Unsrat Prof Drs Ishak Pulukadang, dan seluruh dosen jurusan.
Lewat diskusi dan pembahasa alot, berhasil ditetapkan rancangan kurikulum yang disusun tim bentukan dekan di bawah koordinasi dua ketua PS, masing-masing ketua prodi llmu pemerintahan Drs Novi R Pioh dan ketua prodi ilmu politik Dra Wisye Wilar MSi. “Kurikulum berbasis kompetensi ini diharapkan dapat meningkatkan minat calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di FISIP Unsrat,” harap Lumolos dalam membuka forum akademik tersebut.
Sementara itu saat menutup lokakarya, ketua jurusan ilmu pemerintahan Drs Markus Kaunang mengharapkan segenap dosen untuk menjawab dan menerjemahkan tantangan yang muncul dengan kurikulum berbasis kompetensi. “Ini semua untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik, guna mendapatkan simpati masyarakat dengan output lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi,” kata Kaunang.(win)
|
|