|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Serbia-M vs Belanda, Minggu, 21.00
Jangan Remehkan, Oranye
|
SERBIA Montenegro belum pernah bertemu dengan Belan-da. Namun, sewaktu masih ber-nama Yugoslavia, Belanda per-nah mengalahkan tim itu sam-pai tiga kali. Bagaimana de-ngan pertemuan keduanya da-lam laga grup C di Piala Dunia 2006 yang akan berlangsung di Leipzig, Minggu (11/06)?
Pertemuan terakhir berlang-sung di Euro 2000, saat Negeri Kincir Angin menjadi host turna-men empat tahunan tersebut bersama Belgia. Tak tanggung-tanggung, Oranye melumat
Yugoslavia dengan skor telak 6-1.
Seperti dilansir dari Bola-news.com, enam tahun berse-lang, sejumlah pemain masih menghuni skuad masing-masing. Albert Nadj, Dejan Stankovic, Mateja Kezman, dan Savo Milosevic di Serbia-Montenegro serta Edwin van der Sar, Phillip Cocu, dan Giovanni van Bronckhorst di kubu Belanda.
Kendati begitu, saat bertemu lagi dalam partai Grup C Piala Dunia 2006, Minggu (11/06) di Leipzig, bukan berarti Oranye lantas bakal kembali berpesta gol. Sejak gagal menembus Euro 2004, Serbia-Montenegro kini menjelma menjadi ke-kuatan yang cukup ditakuti lawan. Bukti nyata bisa dilihat dari kebolehan mereka dalam memastikan tiket ke Jerman. Kezman dkk. lolos otomatis dari grup yang dihuni Spanyol, Bosnia-Herzegovina, dan Bel-gia. Tak hanya sebatas lolos, mereka juga tidak terkalahkan dalam kualifikasi.
Artinya menganggap enteng Serbia-Montenegro adalah hal terakhir yang boleh ada dalam pikiran setiap pemain Belan-da. Hal ini disadari betul oleh Ruud van Nistelrooy, bomber andalan Oranye. “Kami berada di grup berat. Semua lawan tak boleh dipandang sebelah mata,” ujar Ruutje.
Meski waspada, striker Manchester United ini juga merasa optimistis. Selama ditopang duet sesama liga premier Inggris, Arjen Robben dan Robin van Persie, dirinya punya keyakinan tinggi. Kebe-tulan Van Basten kini mema-tok trio Ruutje-Van Persie-Robben sebagai tridente peng-gedor. “Saya pikir kerja sama antara Robben dan Van Persie bisa berjalan lancar. Mereka pemain dengan kualitas sem-purna. Skill dan kecepatan mereka bisa membuka pe-luang bagi saya. Dalam grup berat seperti yang kami huni, keduanya bisa menjadi faktor penentu,” kata Van The Man lagi.(bl)
|
|