HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

10 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Dari bedah potensi wisata Manado
“Jangan Sampai Jejak Langkah Kita Menghilang”

 
BUKAN di sebuah hotel mewah, bukan pula di sebuah restoran mahal, tapi cuma di warung kopi Hot and Cool Cafee Jalan Samrat Manado. Namun justru dalam kesederhanaan ini lahirkan sejuta ide dan solusi brilian untuk mengkonkretkan dan merealisasikan Manado sebagai kota Pariwisata dunia 2010.
Itulah sepintas wajah diskusi bedah potensi dan solusi terkait pengembangan sektor pariwisata kota Manado yang digagas O2 Plus (Forum Jurnalis Lingkungan) Sulut di warung kopi yang berlokasi di Jalan Samrat Manado, Jumat (09/06) kemarin.
Sejumlah pakar di kota Manado yang terpanggil membedahi potensi dan solusi pariwisata di kota Manado hadir bersama pemerintah kota Manado yang diwakili Kadis Infokom kota Manado Drs Ferry Paul Karwur, Kepala BPLH kota Manado Ir Amos Kenda, Camat Bunaken Spener Tahulending dan Sekertaris Kecamatan Wenang Roy Saroinsong.
Diskusi yang dipandu Raymond ‘Kex’ Mudami ini berlangsung hangat tatkala masing-masing peserta diberikan kesempatan menyampaikan ide dan solusi tentang pengembangan pariwisata tersebut. Pdt Billy Johanis memberikan penekanan pada peran serta pemerintah dan masyarakat terhadap potensi dan kekayaan wisata Manado khususnya di wilayah Bunaken dan Manado Tua yang belum tersentuh dan karenannya perlu mendapat perhatian dari semua elemen yang ada di kota Manado. 
Sementara itu, Pakar Pariwisata Boyke Tolo memberikan penegasan tentang sejumlah obyek wisata yang perlu lebih diberdayakan, diantaranya pelabuhan Manado, Reklamasi Pantai, bangunan bersejarah Gereja Sentrum dan sang primadona Taman Laut Bunaken. Sementara itu dari Dinas Pariwisata Manado Raymond Frans dengan terperinci membeberkan data base kekayaan wisata di kota Tinutuan ini.
Pada intinya, semua pakar dan pemerhati yang hadir seakan sepakat bahwa sesungguhnya Manado memiliki kekayaan wisata, hanya saja perlu sentuhan dari semua elemen masyarakat agar benar-benar menjadi sebuah magnet yang dasyat untuk menarik wisatawan. Dan ini perlu mendapat dukungan pemerintah dalam bentuk program dan terlebih alokasi anggaran yang lebih diprioritaskan untuk kepariwisataan.
Lalu apakah untuk ini kita harus mulai dari nol? 
“Tentu tidak, karena kita sudah memulai beberapa langkah menuju Manado kota Pariwisata Dunia 2010. Karena itu yang perlu kita upayakan agar jangan sampai jejak langkah kita ini jangan sampai hilang. Artinya kita perlu optimis dan berjuang terus secara bersama-sama agar pada akhirnya tapak langkah kita bisa mencapai visi yang kita idam-idamkan ini, tentunya secara konkret dan nyata,” ajak Kenda mewakili pemerintah.
Usai kegiatan, Camat Bunaken Spener Tahule dan Ketua Panitia Stanly Baculu SH berharap kegiatan ini tidak berakhir sampai di sini melainkan akan diteruskan demi membangun Manado kota Pariwisata Dunia 2010. (imo)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin