|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Identifikasi Fenomena Alam(2)
Kurikulum pendidikan geografi di minta terfokus untuk mengenali bencana alam.
|
Disiplin ilmu geologi mem-pelajari bumi secarah keselu-ruhan meliputi: Asal kejadian, struktur, komposisi, sejarah hingga proses alamiah sampai pada kenampakan masa kini. Cabang-cabang ilmu geologi adalah: Geofisika, paleon-tologi, geokimia, geomorfologi, dan geologi struktur. Selain itu ilmu vulkanologi yaitu cabang ilmu geologi yang berhubu-ngan dengan kegunungapian. Aplikasi ilmu geologi yaitu; geologi ekonomi, geologi ke-lautan, geologi kewilayahan, geologi minyak dan gas bumi. geologi pertambangan, geologi tata kota, geologi lingkungan dan geologi teknik.
Pada cabang ilmu geologi yang terkait dengan asal keja-dian, struktur, komposisi, hingga kenampakan keadaan sekarang (morfologi), dapat berkaitan juga dengan muasal terjadinya bencana alam (na-tural disaster). Ada cabang geofisika yaitu pengetahuan tentang fisik bumi bagian dalam dengan memakai meto-de dan teknik fisika seperti mengukur gelombang gempa, magnet bumi, grafitasi, struk-tur lapisan kulit bumi, dsb. Ada juga geologi struktur yang mempelajari tentang susunan lapisan batuan (stratigrafi), bentuk atau bangun daripada kulit bumi akibat adanya gaya-gaya eksogen dan endo-gen yang bekerja.
GEMPA BUMI
Definisi gempa atau yang berpadanan dengan gempa bumi, yaitu; gerakan atau ge-taran tiba-tib pada bumi aki-bat terlepasnya dengan men-dadak renggangan yang ter-himpun perlahan-lahan (eart-quake). Bisa berupa gempa da-rat, yaitu bersumber di bawah benua (inland earthquake), bo-leh juga bersumber dari dasar laut, tidak terasa di darat tapi mungkian saja terasa di kapal (submarine earthquake). Ada-lagi gempa tektonik; yang ter-jadi lebih berhubungan de-ngan “persesaran” (tektonik eartquake). Juga gempa vul-kanik yaitu yang terjadi ber-hubungan dengan kegiatan gunung berapi (vulkanik eart-quake). (MM Puebo Hadiwid-joyo, 1992).
Sumber gaya yang mengaki-batkan terjadinya gerakan atau getaran gempa bumi ya-itu dari gaya endogen. Suatu gaya yang bekerja pada kulit bumi yang berasal dari dalam bumi yang mengakibatkan gejala tektonis, vulkanis dan seisme seperti aktivitas gu-nung berapi dan gempa bumi.
PERSESARAN (TECTONIK EARTHQUAKE)
Persesaran yaitu, berasal dari kata “sesar” atau di sebut “patahan”. Adalah struktur rekahan yang telah mengala-mi pergeseran. Sifat pergese-rannya dapat bermacam-macam; mendatar, miring, naik dan turun. Selain itu ge-jala sesar tidak terlepas dari gejala struktur yang lain, mi-salnya kekar, lipatan, drag (serstan, breksiasi akibat sesar, milonit, dsb). (DR Azis Magetsari, dkk-geologi struk-tur / KBK Geologi dinamis Ju-rusan Tekhnik Geologi / Fa-kultas Tekhnologi Mineral-ITB bandung, Non published).
Gempa Bumi Yokyakarta
Gempa bumi yang meng-guncang daerah Yokyakarta dan beberapa kabupaten di sekitarnya pada tanggal 27 Mei 2006 berasal dari pusat gempa (episentrum) sekitar 25 km barat daya kota de-ngan kedalaman 17,1 Km berkekuatan gempa 6,2 Mo-ment magnitude (Mw). Data ini berasal dari pengukuran seismagraf yang di hasilkan dari jejaring stasiun penga-mat milik badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menun-jukkan gempa ini ber-keku-atan 5,9 SR (Skala Rich-ter) dan berasal dari episen-trum sekitar 33 km di bawah dasar laut. Dua analisis berbeda itu bila di konversikan akan tetap ekuivalen. ( Suharyono /Ka. Pusat Gempa Nasional-BMG, Kompas 31/05/2006).
Berbagai analisa para ahli geologi terungkap pada dis-kusi “Dinamika Kebumian Kawasan Jawa Tengah” yang di selenggarakan ikatan ahli Geologi Indonesia (IAGI) di jakarta Selasa 30 Mei 2006.(Bersambung)
|
|