HOME : FOOTBALL

Headlines News  

13 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Prancis vs Swiss 
Tepis Kutukan! 


Piala Dunia 2002 lalu di Korea, Prancis benar-benar apes. Memiliki striker terbaik dunia seperti Thierry Henry dan David Trezeguet, namun pasukan Les Bleus tidak berhasil mencetak gol satu pun, dan angkat koper lebih cepat. Padahal status mereka adalah tim juara. Tak heran jika Prancis saat itu disebut-sebut mendapat ‘kutukan’.
Empat tahun berlalu. Kini tim yang dilatih Raymond Domenech bertarung lagi di Piala Dunia 2006, Jerman dan ma-suk di grup G. Lawan pertama yang harus dihadapi adalah tim Swiss, Pukul 24.00 Wita, Selasa (13/06) malam ini. 
Fans Prancis mengharapkan kutukan Piala Dunia 2002 segera berlalu. 
Di atas kertas, Prancis diung-gulkan. Apalagi mereka memi-liki seabrek tukang gedor kelas dunia. Tapi di sinilah kendala menyeruak. Domenech dika-barkan pusing menentukan starting strikernya. 
Dalam ujicoba pemanasan lalu Domenech sempat men-tandemkan David Trezeguet dan Djibril Cisse melawan Meksiko, kemudian Thierry Henry dipadu dengan Louis Saha ketika melawan Denmark, dan terakhir mengkombina-sikan Henry-Cisse ketika diuji Cina. Hasilnya, Prancis menang 1-0, 2-0 dan 3-1. 
Cisse yang dalam kondisi kurang fit menjelang pertaru-ngan versus Swiss, mengharus-kan Henry harus ditandemkan dengan pasangan lain. Ke-mungkinan besar Louis Saha akan dimainkan. Nah, kondisi ini membuat David Trezeguet marah. ‘’Saya heran jika saya ti-dak diturunkan sebagai star-ter,’’ katanya. Akankah Prancis dilanda perpecahan? Yang pasti Domenech mengatakan, siap memainkan pemain yang fit. 
Domenech juga menegaskan, tetap mempercayakan kepada pemain seniornya.
Pasalnya ada keinginan pu-blik agar Domenech memain-kan pemain muda potensial, se-perti halnya gelandang Franck Ribery. Namun pelatih Prancis ini meluruskan kabar tersebut dan menegaskan dia belum akan memainkan pemain ber-usia 23 tahun ini. 
Maklum saja, Ribery bersama Pascal Chimbonda, adalah salah satu dari dua pemain yang belum punya pengalaman memperkuat Les Bleus. Tak heran Domenech tidak ingin mengambil risiko memainkan pemain muda klub Marseille ini.
“Sejak dia (Ribery) datang dari kelas di bawah, dia perlu dinaikan dikit demi sedikit. Kami tak mau ambil risiko dan. Jika kami mengalami masalah kami akan mencoba dan me-luruskan masalah,” ungkap Domenech seperti dilansir Guardian.
Sementara itu, pemain kem-bar asal Swiss Philipp Degen (23) dan David Degen (23) me-nyatakan siap bahu-membahu menjegal Prancis dalam pertandingan pertama mereka di grup G. “Saya tahu apa mau dia, dan dia tahu apa mau saya. Itu sebuah keuntungan besar bagi tim,” ujar Philipp mengo-mentari kembarannya.
Philipp yang berposisi sebagai bek sangat terbantu dengan kehadiran David yang berposisi sebagai gelandang. Karier Phlilpp di dunia sepakbola memang lebih cepat dibanding David, namun David tidak merasakan hal itu menggangunya.
Sewaktu sama-sama bermain di FC Bassel Swiss, duet kembar Degen sangat terkenal dan berpengaruh terhadap soliditas tim. “Saya senang melihat perkembangan karier Philipp. Sekarang kami bermain bersama dalam satu tim di Piala Dunia. Seperti mimpi yang jadi kenyataan,” ungkap David.
Philipp dipanggil timnas pada tahun lalu sementara David baru dipanggil sebulan lalu. Pada 2005, Phillip mening-galkan David di FC Bassel un-tuk berkarir di Klub Bundesliga Borussia Dortmund.
Menghadapi Prancis di Stutt-gart nanti, keduanya merasa siap untuk membuktikan ke-mampuan masing-masing. “Se-tiap hari kami merasakan te-kanan yang besar. Tapi kami siap menghadapi Prancis,” ujar David.(rik)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin