|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Elit PDS Pusat Dikabarkan Retak
|
Kalangan elit di lingkungan Partai Damai Sejahtera (PDS) pusat dikabarkan retak. Hal itu ditandai munculnya Forum Penyelamat PDS yang dimo-tori Dr Hendri Ruru. Bahkan kemarin, mereka mengeluar-kan pernyataan akan mela-yangkan somasi kepada Ke-tua Umum DPP PDS.
Argumentasi mereka, pemi-liah ketua umum pada musya-warah nasional baru-baru ini cacat hukum. Alasannya, pen-daftaran calon ketua yang
sudah disepakati dibuka berlangsung selang tanggal 1 sampai 20 April diabaikan. Selain itu, pertanggungja-waban keuanga partai sebesar Rp 2,8 miliar tidak jelas.
“Untuk itu, kita akan somasi ketua umumnya,” tegasnya Ruru dalam keterangan pers-nya di Hotel Sahid, Jakarta, kemarin (14/06). Mantan Ke-tua Badan Pengawas DPP PDS itu didampingi mantan Wakil Sekjen, Audi Wuisang, Ketua DPC Jateng, Joseph Ariwibo-wo dan beberapa kader PDS lainnya.
Dijelaskan Ruru, dalam Mu-syawarah Nasional (Munas) baru-baru ini, saat pendafta-ran calon sudah ada kecura-ngan. Seharusnnya pasangan yang sudah terdaftar seba-nyak 4 pasang calon antara-nya, Johny Lumintang dan Ben Sitompul, Ruyandi Huta-soit dan Deny Tewu, Martinur dan Ponggawa serta Apri Sukandar dan Ricat Pasaribu. Namun memasuki tahap pe-milihan, pasangan yang sudah ditetapkan diabaikan.
Malah, lanjutnya, pasangan calon itu berubah terutama Ruyandi dan Apri. Pada saat itu, kata Ruru, dirinya sebagai ketua steering committe sempat meminta klarifikasi, tetapi tidak dijawab. Selain tiu, Munas juga tidak membahas AD/ART, program partai.
Hal lainnya yang mendasar, lanjut dia, laporan pertang-gungjawaban keuangan partai tidak dilaporkan. Menurutnya, laporan yang diterima dari akuntan publik tidak diserta-kan cacatan. Padahal, tegas dia, rincian pemasukan dan pengeluaran uang partai se-besar Rp 2,8 miliar perlu disertai penjelasan.
Menyikapi perkembangan ini, Sekjen PDS Apri Sukandar menyatakan kekecewannya terhadap forum tersebut. Untuk itu menurutnya, pe-ngurus partai akan memanggil para pelopor firum karena se-betulnya, bila ada dugaan per-masalahan seperti yang di-sampaikan forum, bisa diba-has melalui mekanisme inter-nal partai. Jadi tidak perlu dinyatakan secara terbuka. “Kita akan serahkan pada dewan kehormatan partai,” tukasnya.(zal)
|
|