HOME : FOOTBALL

Headlines News  

15 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Bawa Narkoba, Dokter Ternama di Sulut Diringkus Polisi


Seorang dokter ternama di Manado, AM alias Alwin, warga Kelurahan Perkamil, diringkus Satuan Anti-Narkoba Poltabes Manado setelah tertangkap ta-ngan membawa narkoba jenis ekstasi. Dokter ahli penyakit da-lam yang membuka praktik di bilangan Jalan Sudirman itu di-amankan Selasa (13/06) ma-lam sekitar pukul 21.00 WITA di dekat rumahnya.
Kapoltabes Manado, Kombes Pol Drs John Latumeten SH da-lam penjelasannya mengata-kan, penangkapan dokter Alwin berawal dari informasi warga, kemudian dilakukan pengem-bangan penyelidikan oleh ang-gotanya. Bahkan oknum dokter tersebut menurut Latumeten, sebetulnya sudah sejak lama masuk dalam Target Opersi (TO) polisi. Namun setiap kali akan ditangkap, dokter yang dikenal suka dugem (dunia 
gemerlap) ini sering lolos dari penggerebekan karena keli-haiannya mengelabui polisi.
Dari hasil penangkapan, polisi berhasil mengamankan sedikitnya satu butir narkoba jenis ekstasi yang disimpan tersangka di saku celananya. “Saat ini tersangka sudah ka-mi tahan, dan anggota kami masih terus melakukan pe-nyelidikan untuk mengejar re-kan-rekan tersangka,” terang Kapoltabes yang murah se-nyum ini.
Penangkapan terhadap dok-ter Alwin sontak mengundang prihatin koleganya. Menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulut, Dr Jemmy Wale-leng SpPD yang dihubungi Komentar Rabu malam, kalau memang benar dokter Alwin terbukti membawa narkoba, tentu saja hal itu sangat dise-salkan. Sebab seorang dokter sebenarnya harus menjadi pa-nutan yang baik masyarakat apalagi oknum dokter tersebut merupakan dokter senior dan merupakan internist kena-maan di daerah ini.
IDI sendiri sebagai wadah pem-binaan profesi menyatakan tun-duk pada asas hukum yang ber-laku di negara ini, termasuk de-ngan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. “Ka-rena ini sudah berkaitan dengan hukum maka ini bukan kewena-ngan kita lagi melakukan pembi-naan untuk profesi tapi dengan mental juga tentunya,” tukas Waleleng yang mengaku kenal dekat dengan dokter tersebut namun tidak tahu pribadi kese-hariannya karena punya kesi-bukan berbeda.(oan/gra)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin