HOME : FOOTBALL

Headlines News  

15 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Rissa Susmex
20 Menit Sambangi Komentar


RUNNER-up satu Putri In-donesia (PI) 2002, Rissa Susmex, Rabu (14/06) kemarin sekitar pukul 16.30 WITA, berkesempa-tan mengunjungi kantor Harian Komentar dan Metro, di kawa-san Megamas. Kunjungan 20 menit tersebut, sontak membuat redaksi yang sedang bekerja terkejut dengan kehadiran pe-rempuan berdarah Aceh-Pakistan itu. 
Rissa, begitu perem-puan jangkung itu ke-rap disapa, kemudian menyalami satu per satu wartawan yang se-dang bekerja, sembari tetap melempar senyum ma-nisnya. Selanjutnya, dara ke-lahiran 25 April 1979 ini di-sambut ramah oleh wartawan senior Marchelino Palilingan, di ‘VIP Room’ lantai dua. Da-lam perbincangan, Rissa yang datang ke Manado untuk menghadiri peluncuran buku oleh Tim PKK Manado, berce-rita panjang lebar mengomen-tari sejumlah pertanyaan yang disodorkan. 
“Ini untuk yang pertama ka-linya saya ke Manado. Kota Manado itu beda dengan kota lain yang pernah saya kunju-ngi,” ujarnya. Utamanya, ke-banyakan perempuan asal Manado memiliki wawasan luas, baik itu dari segi keak-tifannya di dunia politik mau-pun dalam aktivitasnya seba-gai ibu rumah tangga. 
“Ibu-ibu di sini ternyata banyak yang pinter masak loh. Terus terang aja aku jadi kepingin belajar masak,” seloroh Rissa yang mengaku sama sekali tidak tahu-me-nahu soal urusan dapur.
Ketika ditanya kesannya me-ngenai masakan Manado, putri tercinta pasangan Sae-fullah Susmex dan Yusriany Imdo ini langsung merespons, “Wah, masakan Manado enak banget. 
Saya bahkan udah dua kali makan, siang ini (kemarin, red). Ikan bakarnya lebih legit, beda sama ikan bakar di Jakarta apalagi bila disantap dengan dabu-dabu, sungguh mengesankan,” kata sulung 3 bersaudara itu tanpa malu-malu.
Di balik kekagumannya akan masakan Manado, ternyata cewek mirip dengan Ashlee Simpson ini masih menyimpan kekagumannya akan kota tinutuan. Apa itu? “Saya berhasrat ingin menik -mati indahnya Bunaken,” akunya. Sebab, menurutnya, Bunaken menjadi impiannya sejak dinobatkan sebagai runner-up PI 2002 lalu. 
“Bunaken is my dream! Dan saya seneng banget, besok (hari ini, red), saya dijadwalkan akan mengunjungi Bunaken,” seru penggemar kucing ini, sembari mengatakan, bila ada kesempatan dirinya akan nyebur (diving) di Buna-ken.(yandry)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin