|
Kalah 0-1 di Stadion Gajayana Malang
Persmin Gagal Curi Poin
Laporan: Steven Runtuwene, Malang
|
|

|
|

|
|
|
BOLAMANIA
|
|

|
|

|

|
News
Links
|
|
|
|
|
|
TRIBUN OLAHRAGA
|
|

|
|

|

|
News
Links
|
|
|
|
|

|
TARGET mencuri poin di kandang Persema Malang, Rabu (14/06) kemarin akhirnya gagal dibuktikan Persmin Minahasa ketika kalah 0-1 di Stadion Gajayana Malang. Meski sejak babak pertama dimulai, Yongky Rantung dan kawan-kawan lebih mendominasi jalannya pertandingan. Namun tak membuat anak asuhan Joko Malis ini, mampu membawa dua kemenangan di tur akhir kompetisi Devisi Utama Liga Indonesia. Dalam pertandingan tersebut, baik Persmin dan Persema terlihat ngotot untuk melakukan serangan ke jantung pertahanan guna membobol jala lawan. Beberapa kesempatan yang diraih tim Manguni Makasiouw, tak mampu diselesaikan secara baik. Begitu juga dengan peluang tim tuan rumah Persema, yang meski beberapa kali telah dibantu oleh barisan korps baju hitam alias wasit dan lensmen. Namun tak membuat tim yang dijuluki Laskar Ken Arok ini, mampu menjebol jala Persmin yang jaga oleh Hendra Pandeynuwu.
Peluang demi peluang, tak bisa diselesaikan kedua tim tersebut. Nanti diakhir babak kedua tepatnya menit ke 43, barisan belakang Persmin akhirnya melakukan blunder. Dimana, Etoga Romanik yang dengan entengnya mengambil bola. Akhirnya secara tak terduga, gagal menguasai si kulit bundar sehingga striker andalan Persema, Abdul Latief dengan mudahnya membawa bola dan memperdaya Hendra sehingga berubahlah skor 1-0 untuk tim tuan rumah.
Memasuki babak kedua, meski tanpa diperkuat lagi oleh kapten Jorge Toledo akibat cedera dan digantikan Miro Baldo Bento. Namun serangan-serangan tajam Persmin, membuat barisan pertahanan Persema yang diperkuat Bima Sakti ketar-ketir. Tommy Manggopa yang menggantikan Yongky Rantung, nyaris saja menyamakan kedudukan ketika dirinya lolos dari perangkap off side bek Persema.
Namun akibat wasit (lensmen), sangat mencolok berpihak tim tuan rumah Persema yang ngotot ingin masuk delapan besar. maka Tommy dinyatakan off side, dan pupuslah impian Persmin menyamakan kedudukan atau mencuri satu poin di kandang Persema. Hingga wasit Jemmy Napitupulu asal Jakarta, meniupkan peluit tanda pertandingan usai, skor tak berubah 1-0 untuk kemenangan tuan rumah Persema Malang.
Pelatih Persmin Joko Malis kepada Komentar usai pertandingan menjelaskan, akibat tuan rumah mengejar impian masuk putaran delapan besar, maka segala cara dilakukan, termasuk dengan kepemimpinan wasit yang cukup merugikan Persmin. “Ya inilah sepakbola, pasti ada yang menang dan kalah. Pemain sudah bagus, peluangpun banyak. Namun faktor sial, tetap akan ada di tim manapun termasuk Persmin. Tapi tak mengapa, yang penting kalah tak mencolok,” ujar Djoko Malis didampingi Manager Recky Pontoh SE MBA dan koordinator offisial Drs Warouw Karouwan MM. (*)
|