|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Hutang PDAM Rp 8 Miliar Bisa Diputihkan
|
Hutang PDAM kepada pihak ketiga, yang telah menjadi warisan setiap pemimpinnya dan kerap menjadi polemik selama ini, tampaknya berpeluang untuk diputihkan. Menyusul pernyataan Direktur Utamanya, Mustari Talamati SE, bahwasanya Departemen Keuangan telah memberikan lampu hijau.
“Tampaknya perjuangan un-tuk penghapusan hutang ini tinggal selangkah lagi terwu-jud. Saya sudah mengurus-nya sejak tahun 2005 lalu, dan Departemen Keuangan telah memberikan sinyal positif. Mudah-mudahan se-mua itu akan terealisasi sebelum Bolmong dimekar-kan,” kata Mustari.
Ditanya tentang keluhan masyarakat selama ini yang kerap tidak mendapatkan su-plai air bersih minum lanta-ran banyaknya kebocoran pi-pa, ia mengaku akan berusa-ha untuk memperbaikinya. “Saat ini kami sedang mem-bangun instalasi baru di tiga titik lingkar Kota Kotamo-bagu, yaitu di Desa Tungoi, Modayag dan Pontodon. Sum-ber dananya dari APBN 2006 dengan jumlah Rp 1,1 miliar. Dan saat ini sedang proses pengadaan pipa,” ungkapnya.
Sedangkan untuk persiapan instalasi di wilayah Bolmut, Mustari menjelaskan lokasi-nya di Desa Buroko. Proposal pembangunan instalasi baru di Bolmut ini pun sudah di-usulkan lewat Direktur Air Minum di Departemen PU Kimpraswil. “Atas izin Pemkab Bolmong, dalam waktu dekat saya dan Ketua Presidium Bolmut akan ke Jakarta untuk meminta kejelasan dari proposal tersebut,” kunci dia.(tus)
|
|