HOME : FOOTBALL

Berita Panggung Politik

07 June 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Dari kunjungan Gubernur Sulut ke daerah perbatasan(bagian 4)
Pulau Marore dan Miangas jadi Perhatian Pemerintah Sulut

 

 IKUTI BERITA LAIN

Koran

“Tawaran harga yang disampaikan langsung masyarakat Miangas dimana Rp 150 ribu permeter persegi memang masih terlalu tinggi, sehingga Pemerintah Sulut masih akan mencari solusi terhadap permasalahan ini,” kata Gubernur Sulawesi Utara Drs. SH Sarundajang, tentang keberadaan pembangunan bandara udara di Miangas, tetapi tetap berjanji pula akan membangun pabrik es.

“Pembangunan gudang depo logistik dan pengadaan pabrik es merupakan perhatian dan keseriusan pemerintah untuk memberdayakan masyarakat yang ada di perbatasan, khu-susnya di Marore dan Miangas saat dilanda gelombang ganas. Perhatian itupun akan ber-dampak ke bidang yang lain, seperti pendidikan, kesehatan ataupun ke sektor-sektor lain-nya. Semestinya perhatian ini juga mendapat sambutan yang baik dari semua pihak,” tandas Sarundajang, yang juga mem-boyong Karo Hubmas dan Pe-merintahan, Drs Edwin Sila-ngen MS, Karo Ekonomi, Gem-my Kawatu SE MS, Karo Pem-bangunan Ir Johny Lolong MBA, Kadis Perikanan dan Ke-lautan Ir F. Kaunang, maupun para staf ahli seperti DR Arnold Laoh, Max Ruindengan, Afandy Baks dan Prof Ir Sifrit Ber-himpon.
Disisi lain, Ny Laling-Lim-pulaif yang mewakili warga mengungkapkan bahwa harga ganti rugi tanah sebesar Rp 150 ribu permeter persegi, dan harga pohon kelapa berbuah Rp 200 ribu per pohon, dan ti-dak berbuah Rp 100 ribu su-dah melalui kesepakatan lewat rapat yang kedua kalinya, ter-tanggal 29 Mei 2006. 
“Kalau untuk pembangunan bandara membutuhkan luas tanah sebesar 18-20 ha, berarti sebanyak 76 warga masya-rakat pemilik tanah yang akan kehilangan sumber kehidupan turun temurun,” aku Ny La-ling-Limpulaif yang juga Kep-sek TK dan SMK Kelautan Mia-ngas.
Rombongan pun akhirnya meninggalkan Pulau Miangas sebagai kunjungan kerja yang terakhir. KRI Kakap pun ber-tolak meninggalkan Pulau Miangas dengan tujuan Bitung.
Diatas geladak KRI Kakap, Gubernur Sulut Drs SH Sa-rundajang kembali mengun-dang semua rombongan untuk bersantai, setelah kurang lebih 3 hari melakukan kunjungan kerja. Alunan musik, pun men-jadi santapan rombogan yang akan menghabiskan waktu se-lama 12 jam di atas KRI hingga tiba di pelabuhan Bitung.
KRI Kakap yang ditumpangi rombongan Gubernur Drs SH Sarundajang, Pukul 16.51 WITA, Kamis (01/06) menyidak KM MV Insiko di wilayah per-airan Sulawesi Utara. KM MV Insiko yang berbendera Indo-nesia dengan lambung bela-kang bertuliskan Sorong ini, awalnya diduga menampung ikan hasil tangkapan di perai-ran laut Sulawesi.
Tapi setelah anggota KRI Ka-kap dikomandani Kapten Laut (P) Krisno, melakukan peme-riksaan, MV Insiko yang ber-bobot 2457 GT dan berpenum-pang 21 orang ABK itu tidak memuat ikan. Penyelidikan pun kemudian diarahkan ke peme-riksaan dokumen-dokumen pen-ting pelayaran, antara lain SIPI (Surat Izin Penangkapan Ikan) dan SIUP (Surat Izin Usaha Pe-rikanan), yang kesemuanya di-tanda tangani Irjen Departemen Perikanan dan Kelautan.
Setelah pemeriksaan tersebut, Kapten Krisno didampingi Kap-ten Laut (D), Henry Balo mengatakan, bahwa surat-surat yang ada adalah sah, dan dika-pal itu sendiri tidak ditemu-kannya ikan hasil tangkapan. “Semua dokumen kapal terse-but tidak diragukan keaslian-nya,” ujar Krisno.
Akhirnya, setelah melalukan perjalanan kurang lebih 84 jam di laut, dan 20 jam di daratan dengan mengitari pulau Marore, Melonguane, Intata dan Miangas, akhirnya, Gubernur Sulut bersa-ma rombongan tiba di Pelabuhan Bitung. “Tiba di Bitung, Bapak Walikota Bitung, Hanny Sondakh mengundang rombongan Gu-bernur Sulut untuk sarapan pagi dirumah dinasnya. Rombongan itu memang penuh keharuan, dimana baik media elektronik dan media cetak turut dalam rombo-ngan Gubernur Sulut, termasuk Muspida Sulut,” tambah Karo Hubmas dan Pemerintahan, Drs Edwin Silangen, MS.(habis) 


  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin