|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Perampingan Komisi Masih Mengambang
|
Rapat pimpinan dewan dan pimpinan fraksi DPRD Sulut yang harusnya digelar Rabu (14/06), mendadak batal. Se-hingga mengenai kapan pe-rampingan komisi kembali menjadi mengambang.
“Kami diberitahu oleh staf sekretariat dewan bahwa rapat ditunda. Tak tahu kenapa ada penundaan mendadak,” ujar Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar (F-PG) yang duduk di Komisi D, Manuel Mantiri STh.
Dikatakan pada rapat itu rencananya akan membahas kapan lima komisi dikurangi satu yakni dengan melakukan penggabungan Komisi B dan C. Juga akan dibahas pendis-tribusian personel fraksi ke empat komisi.
Disinggung apakah hal ini karena sikap F-PG yang tetap menempatkan empat orang di komisi gabungan, bantahnya itu tidak benar. Karena kalau memperhatikan aspek keseim-bangan dan proporsional ma-ka harusnya setiap komisi ada empat personel F-PG karena total berjumlah 17 orang, plus Ketua DPRD Sulut Drs Syachrial Damopolii.
“Yang kelebihan adalah frak-si gabungan dan Demokrat. Kalau Olga Sampel masuk ko-misi pembangunan, akan da-pat aspek keseimbangan dan proporsionalnya,” jelas Man-tiri.
Sambung Sekretaris Fraksi PDIP yang duduk di Komisi D Drs Steven Kandouw, sebagai-mana informasi yang dipero-lehnya bahwa penundaan ra-pat disebabkan pimpinan dewan ada kesibukan yang sangat penting. “Kalau terus diulur, PDIP akan memper-tanyakannya. Kan sudah di-putuskan dalam rapat pari-purna. Jadi segera dilakukan penggabungan Komisi B dan C,” ujarnya.(tru)
|
|