HOME : FOOTBALL

Headlines News  

17 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Bahasa Sepakbola
Catatan Pemred Komentar: Friko Poli dari Roma, Italia


DALAM melakukan perjalan-an ke luar negeri, komunikasi sangatlah penting. Penguasaan bahasa internasional sangat membantu mobi-litas kita, apalagi seorang wartawan yang kerap harus memburu dead-line. 
Untuk ukuran Ero-pa, saya pikir de-ngan menguasai bahasan Inggris saja sudah cukup. Tapi dugaan saya meleset. Pasalnya, banyak orang Ita-lia dan Jerman en-tah kurang lancar atau kurang enggan, agak segan ketika harus berbahasa Inggris.
Bahkan ketika saya memba-ca memakai internet di Roma, bahasa perintahnya semua sudah distel dalam bahasa Ita-lia. Ini benar-benar membi-ngungkan. Satu-satunya ja-lan, saya harus cari kamus.
Tapi belajar dalam waktu singkat, mana mungkin? Mau tak mau saya harus tetap ber-usaha “survive”. Tetapi ketika masuk sebuah toko yang men-jual souvenir tim Italia, pikiran saya terbuka. Penjualnya begitu antusias ketika saya sebut “Forsa Azzuri” (hidup tim Italia).
Malah tas yang saya beli diberi diskon. Hmm, ternyata bahasa sepakbola benar-benar efektif. Itu menurut yang saya rasakan, juga ketika mengunjungi sebuah objek wisata di Vatikan. Untuk memotret diri sendiri, sulit bagiku. Tapi untunglah saya melihat ada seorang pria memakai kaos Ekuador, salah satu peserta World Cup yang sudah lolos grup. “Bravo Ekua-dor, you have a good team,” kataku memuji. 
Pria itu ternyata orang Eku-ador yang lama tinggal di Italia. Bukan main senangnya dia ketika saya memuji Ekuador. Dua jempolnya di angkat dan bisa ditebak, sekali saja saya minta tolong dia memotret saya, tapi yang dia dilakukan 6 kali. Bahkan dia menunjukkan tem-pat-tempat yang bagus untuk memotret. Hebatnya, semua itu dia lakukan dengan senyum. Mungkin kalau tidak saya bilang cukup, dia akan dengan senang hati memotret terus. 
Sepakbola memang mis-terius. Tapi saya percaya bahwa euforia Piala Dunia di Jerman ini telah menciptakan satu bahasa dunia, yakni bahasa sepakbola.(*)


  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin