|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Italia vs Amerika Serikat
Siap-siap Berpesta!
|
SIAP-SIAP berpesta. Begitulah atmosfir yang menye-limuti para pendukung tim sepakbola Italia menjelang laga dengan Amerika Serikat. Pertarungan yang digelar di Stadion Fritz Walter itu dipandang akan menjadi mo-men indah bagi Tim Azzuri untuk mempertontonkan kehe-batannya.
Tapi, bagi pemain Italia sendiri, masih ada ‘sesuatu’ yang mengganjal di benak mereka menjelang duel di Grup E nanti. Mereka belum mengetahui permainan calon lawan mereka di pertandingan kedua itu. Hanya sedikit pemain AS yang diketahui permainannya oleh skuad Azzuri. Itu pun mereka yang bermain di kompetisi Eropa.
Pencetal gol pertama Italia saat mengalahkan Ghana de-ngan skor 2-0, Andrea Pirlo, hanya mengenal satu pemain di kubu Amerika, yakni Clau-dio Reyna yang diketahuinya bermain di Eropa. Namun de-mikian, mereka telah mulai mempelajari permainan AS melalui rekaman video pertan-dingan yang dilalui AS. “Kami akan mendiskusikan dengan pelatih dan melihat rekaman penampilan mereka,” jelas striker Vicenzo Iaquinta.
Pelatih Marcello Lippi sendiri juga tak mau gegabah. Tim ter-baik sudah pasti akan diturun-kan, termasuk Franceso Totti yang akan bahu membahu de-ngan striker Luca Toni. Dengan dukungan tiga gelandang Ma-uro Camoranesi, Andrea Pirlo dan Daniele De Rossi, Lippi be-gitu yakin dapat membuahkan hasil maksimal. Apalagi lini pertahanan yang dikawal Alessandro Nesta dan kapten tim Fabio Cannavaro dapat ikut menopang serangan.
Sebaliknya, tim Amerika Seri-kat akan tampil dengan misi khusus. Untuk memperpanjang napasnya di Germany 2006, AS wajib menaklukkan Italia. Sadar dengan syarat itu, Brian McBridge dkk pun berlatih ke-ras sebagai reaksi atas kekala-han memalukan atas Ceko.
Pelatih Bruce Arena, sendiri tidak akan melakukan peruba-han besar-besaran dalam tim-nya. Arena tak menyangkal ke-kecewaannya akan performa timnya saat dibantai Republik Ceko. Karena itu dia menyata-kan sudah melakukan evaluasi terhadap penampilan individu pemainnya. Ia pun memberi catatan tersendiri kepada be-berapa pemainnya, seperti kapten tim Claude Reyna, Ogu-chi Onyewu, John O’Brien dan Eddi Johnson. Paling tidak, ja-ngan sampai kalah memalu-kan! (bbs/*)
|
|