HOME : FOOTBALL

Berita Bolamania dan Tribun 

19 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

‘Pemain ke 13’ untungkan Persekaba 
Teror Penonton Hadang Perjuangan Persma 

Laporan Recky Tulalo, Badung


TAMPIL dibawah tekanan terror penonton tuan rumah Persekaba Badung sejak pertengahan babak pertama, memaksa Persma Manado menyerah kalah 2-0 atas tuan rumah. Gol pertama yang tergolong misterius –karena jala gawang sama sekali tak bergetar—disahkan wasit Aris Munandar (Jember) menit ke 42, sementara gol kedua menit 80 lewat kaki Elisangelo.
Seperti fakta yang tersaji di Stadion Samudra Kuta, kemarin (18/06) sore, sejak peluit pertanda kick off tepat pukul 16.15 dibunyikan, tarung dua tim papan atas Grup IV Divisi I ini berlangsung ketat. Suhu di lapangan mendadak berubah ‘panas’ karena tuan rumah sangat berambisi mencetak gol. Sementara di satu sisi, ball posession dibarengi marking ketat yang berhasil diperagakan para pemain Persma Manado, cukup ampuh membuat permainan tuan rumah tidak berkembang. 
Disiplinnya dua wing back Badai Biru yang ditempati Tommy Rifka di sector kanan dan Frangky ‘Korea’ Mananohas di sector kiri tak mampu diimbangi kedua sayap, bahkan bek tuan rumah. Belum lagi kerjasama lini tengah yang digalang Jardel Santana Da Silva yang bahu membahu dengan Rully Soputan, Trimur Vedayanto serta Stanly Mamuaja, kerap membuat jenderal lapangan tengah Keris Badung Claudio Villian kehilangan improvisasinya.
Sayangnya, beberapa peluang gol seperti yang dimiliki Ruben Cecco hasil assist Stanly ‘Ungke’ Mamuaja dimenit 23 gagal membuahkan gol. Tendangan first time pemain Argentina ini melebar setengah meter dari tiang kiri gawang tuan rumah yang dikawal Made Wirawan. Selanjutnya, tendangan keras Jardel menit 35 dari garis kotak enam belas lawan, hanya mampu melebar beberapa inchi di atas mistar gawang Persekaba.
Masuk menit ke 40, serangan yang terjadi mulai silih berganti dibangun kedua tim. Dan pada menit ke 42, diawali suatu scrimitch di lini pertahanan Persma, duel yang dilakoni kipper Ferdiansyah yang hendak menghalau bola dengan striker Persekaba Pablo Rojas yang coba melakukan heading, memaksa keduanya jatuh terpental mengerang kesakitan. Ironisnya lagi, begitu bola mati, mendadak sang pengadil lapangan hijau, Aris Munandar memutuskan bahwa saat itu sudah terjadi gol. 
Masuk babak kedua, pola main Persma terus saja tampil menekan tanpa melupakan pertahanan. Sebaliknya tuan rumah mulai coba-coba keluar lakukan penyerangan. Namun, disiplinnya lini pertahanan yang digalang Yetna Felix dan Yudo Prasetyo, tak kunjung membuahkan hasil bagi tuan rumah yang terus memeragakan permainan keras. 
Persma yang terus dikerjai sang pengadil dan bahkan penonton ini, puncaknya terjadi di menit 56. Saling rampas bola yang dilakoni Frangky ‘Korea’ Mananohas dan Wayan Sukadana di bibir lapangan sector kiri Persma, mendadak terhenti. Ini ditandai dengan robohnya Korea usai diganjal keras Sukadana. Tak berhenti sampai di situ, Korea yang coba mengajukan protes ke wasit, kembali roboh kedua kalinya akibat terkena lemparan batu penonton yang ada di tribun timur. Tragisnya, lemparan itu mengakibatkan pelipis kiri Korea robek dan terpaksa harus bermain dengan kepala diperban.
Masuk menit ke 80 tuan rumah dihadiahi tendangan bebas. Bola muntah hasil hadangan kipper Ferdiansyah yang tampil jatuh bangun ketika itu, berhasil dimanfaatkan Elisangelo yang saat itu lepas dari kawalan. Sisa sepuluh menit permainan, Persma yang dituntut harus mengimbangi permainan keras tuan rumah, serta wasit yang memihak, ditambah penonton yang anarkis, coba bangikit dengan mengurung pertahanan Persekaba. Sayang, tekanan Andi Supendi yang masuk menggantikan Rully Soputan tak kunjung membuahkan hasil.(***)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin