HOME : FOOTBALL

Berita Bolamania dan Tribun 

19 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Lintas Berita Tribun


Kejuaraan Tinju Bawata Nusa Sitaro
Sasana CBB Tahuna Juara Umum
SASANA Cakti Budhi Bhakti (CBB) Tahun berhasil meraih gelar juara umum kategori senior dan junior ketika berlaga di Kejuaraan Tinju Bawata Nusa Sitaro, yang digelar di Kompleks Pelabuhan Feri Sawang Siau Timur Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, 12-17 Juni 2006. Sukses Sasana CBB setelah meraih nilai 39 poin.
Ketua Pengprop Pertina Su-lut, Aryanthi Baramuli Putri SH MH, yang hadir pada aca-ra penutupan, Sabtu (17/06) pekan lalu, mengajak seluruh petinju untuk mengejar pres-tasi melalui latihan yang ber-jenjang. “Kalah pada pertan-dingan ini bukanlah akhir da-ri perjuangan anda meraih prestasi. Masih banyak ke-sempatan untuk meraih pres-tasi jika semangat berlatih te-tap dipelihara,” tutur Aryan-thi, yang didampingi Wakil Ketua Pertina Sulut, Drs Ron-ny Gosal.
Sementara itu, Komtek Pen-prop Pertina Sulut, Ilham La-hia SE, pada kesempatan ter-pisah mengatakan bahwa po-tensi petinju di Kepulauan Sa-ngihe cukup besar. Menurut pengamatannya ada sekitar tujuh petinju yang memiliki peluang untuk menjadi petin-ju besar. Hanya, ia mengha-rapkan agar para petinju ter-sebut lebih banyak diberikan kesempatan bertanding. “Yang paling penting, petinju-petinju dari Sangihe diberikan kesempatan untuk bertan-ding lebih banyak agar ke-mampuan mereka bisa ter-asah dengan baik,” ujar man-tan petinju terbaik Indonesia tersebut.
Di sisi lain, Ketua Panpel, Hendrik Kundiman mengata-kan bahwa kejuaraan terse-but merupakan yang pertama bagi Sasana Bawata Nusa Si-taro. Bahkan, ia memastikan bahwa iven tersebut merupa-kan iven terbesar sepanjang pelaksanaan kejuaraan tinju amatir di Siau.(dni)
Ketua Umum Pemprop Pertina Sulut, Aryanthi Baramuli Putri SH MH ketika menyerahkan pernghargaan untuk Sasana CBB yang berhasil menjadi juara umum. 

Catur KU ASEAN 2006
Irene dan Andrean Juara!
DI tengah dominasi para pe-catur Vietnam, putra putri In-donesia justru keluar sebagai juara sendirian. Itulah yang dilakukan MFW Irene Kharis-ma Sukandar, 14, di KU18 putri dan Andrean Susilodina-ta di KU16 putra setelah me-nyelesaikan babak terakhir catur klasik Kejuaraan Catur Kelompok Umur (KU) ASEAN ke-7 yang berlangsung di Kra-katau Room Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Sabtu (17/6).
Irene yang jumpa Rulp Ylem Jose dari Filipina tampil me-mukau dengan permainan taktis ciri khasnya. Walau ke-na “PR” (Pekerjaan Rumah) la-wan hingga harus berpikir se-tengah jam lamanya menja-wab langkah kelima lawan (5…g5), toh langkah-langkah selanjutnya tetap harus si pe-main yang memikirkannya sendiri, dan di situlah Irene unggul.
Sementara Andrean di KU 16 putra memastikan meraih emas dan gelar MF (Master FIDE) walau hanya bermain remis singkat 18 langkah la-wan MF Anaz Nasreen Bakri dari Malaysia. Hal itu dilaku-kan Andrean karena saingan terdekatnya Tran Thanh Tu dari Vietnam juga bermain re-mis singkat 16 langkah lawan Wee Zhen Chian dari Singa-pura.(*/dni)

Indonesia Usung Spirit Montreal 2002
TIMNAS Indonesia yang ber-laga di World Bridge Cham-pionship 2006 di Verona Ita-lia, 14-19 Juni ini mengusu-ng spirit atau semangat saat berlga di Montreal Kanada 2002. 
Saat itu, timnas Indonesia berhasil mencapai partai puncak dan menghadapi Italia di final meski akhirnya hanya berhasil meraih tempat kedua atau runner-up.
Pada kejuaraan tahun ini, timnas Indonesia yang di-sponsori atau dibiayai oleh Pengda Gabsi Sulut pimpinan Wagub Freddy Sualang dan mendapat restu dari Guber-nur SH Sarundajang bertekad untuk mengulangi prestasi empat tahun lalu di Montreal itu.
“Timnas kali ini tampil di Ke-juaraan Dunia atas sponsor atau dukungan sepenuhnya dari Pengda Gabsi Sulut dan mendapat restu gubernur Su-lut. Kami ingin mengulang prestasi di Montreal Kanada yang berhasil meraih posisi rennur-up atau masuk final itu. Bahkan, bila bisa juara, kenapa tidak kita perjuang-kan,” kata World Life Master Henky Lasut yang menjadi Captain Playing Tim Indonesia kepada Komentar di Verona Italia, kemarin.
Timnas Indonesi yang diper-kuat dua pasang dari Sulut Henky Lasut-Eddy Manoppo dan Max Agouw-Sawon Man-dey serta satu pasangan dari Jakarta Munawar Sawirudin dan Harwin Budiraharja baru tampil di babak awal pada Ju-mat siang waktu Verona pu-kul 12.00 atau pukul 19.00 wita.(***)

U Mild Triple G Ultimate Otomoto Race Competition
Jill Senduk Kuasai Motor, Cliff Poluan Mobil
MESKI ditempel ketat oleh Charles Lasut, akhirnya Jill Senduk berhasil meraih gelar juara umum kategori motor saat berlaga di ‘U Mild Triple G Ultimate Otomoto Race Competition, yang digelar oleh Triple ‘G’ Tondano, Sabtu (17/06) di Jalan Bouleverd Ton-dano.
Hybrid Iven Organizer, Paul Manoppo kepada Komentar mengatakan bahwa untuk ka-tegori mobil, Cliff Poluan, yang tampil membawa bendera Hot Wheels berhasil meraih gelar juara umum. 
Hot Wheels tampak mengua-sai kategori mobil karena ber-hasil meraih gelar di beberapa kelas yang dipertandingkan.
Menurut Paul, antusias pe-nonton yang menyaksikan lomba drag di Tondano cukup besar. 
Itulah sebabnya pihaknya menyatakan rasa terima ka-sih atas partisipasi semua pi-hak yang memberi-kan duku-ngan hingga terlaksa-nanya iven terse-but. “Saya atas nama penye-lenggara menyampaikan terima kasih kepada pihak sponsor PT Sampoerna, juga kepada IMI Sulut serta rekan-rekan pani-tia yang sudah membantu persiapan hingga suksesnya penyelenggaraan lomba ‘U Mild Triple G Ultimate Oto-moto Race Competition,” ka-tanya.(dni)

Bridge POR Maesa Siap Digelar
CABANG Bridge telah me-nyatakan kesiapannya untuk melaksanakan kejuaraan ter-buka dalam rangka POR Mae-sa Paskah. Menurut John Tu-mewu, yang mengatur teknis pelaksanaan kejuaraan, pi-hak panpel sudah menerima kabar ada puluhan peserta dari Jakarta yang telah me-nyatakan kesiapan untuk ber-laga di kejuaraan yang akan berlangsung 23-25 Juni 2006 di Aula Bank Sulut.
Dikatakan Tumewu, selain peserta dari Jakarta, iven ter-sebut juga bakal diikuti pe-serta-peserta dari Sulut. Bah-kan, menurut Robby Lempoy, salah seorang pemain handal Sulut, pihaknya sangat antu-sias untuk menantikan pelak-sanaan iven tersebut. 
“Pada prinsipnya kami sa-ngat menantikan terselengga-ranya kegiatan bridge POR Maesa Paskah,” imbuh Lem-poy.(dni)

Suguhan Anggur Seharga Rp 3 Juta per Botol
BANYAK berjalan, maka se-makin banyak melihat dan menimbah pengalaman. Dari perjalanan mengikuti timnas bridge Indonesia yang berlaga di World Bridge Championship 2006 di Verona Italia, saya pun mengalami sejumlah pengala-man yang sulit dilupakan. Mulai dari menumpangi pesawt gene-rasi baru Boeing 777 Singapore Airlines (SQ) yang besar dan modern itu, hingga sejumlah pengalaman di Paris maupun Verona.
Perjalanan dari Jakarta ke Singapura kami tempuh sekitar satu jam 30 menit dari Jakarta dengan Singapore Airlines (SQ). Saat menunggu empat jam singgah di negara tetangga itu, saya asyik berinternet ria karena di bandara Cangi Singa-pura fasilitas internet gratis ada di berbagai pelosok salah satu bandara tersibuk dan terbesar di dunia itu. Waktu keberangkatan ke Paris Perancis jam 23.30 Se-lasa malam (13/6). Saya pun me-rasa tenang karena didekat saya duduk World Life Master Eddy Manoppo yang merupakan pa-sangan World Life Master Henky Lasut. Eddy Manoppo sendiri asyik menikmati siaran langsung Korea vs Togo. Pertandingan pun usai sekitar pukul 20.50 waktu Si-ngapura (sama dengan Wita). Tanpa kami sangka, seluruh pe-numpang sudah naik ke pesawat Air France Boeing 777 yang akan menerbangkan kami ke Paris Pe-rancis. Saya dan Eddy Manop-po pun lari terbirit-birit naik ke pe-sawat. Dan kami berdua pun ter-nyata sudah ditunggu-tunggu dan menjadi penumpang terakhir yang naik ke pesawat itu. “Syu-kurlah, kita berdua tidak terting-gal,” kata Eddy Manoppo setelah kami duduk santai di dalam pe-sawat Air France. Kami pun ak-hirnya terbang ke Paris yang di-tempuh sekitar 13 jam dari Si-ngapura.
Dari Bandara Charles de Gaul Paris Perancis kami bertolak ke Verona Italia. Kamis malam wak-tu di Italia atau sekitar Jumat di-nihari di Manado berlangsung acara Coctail Party dan Gala Din-ner yang dilaksanakan Fede-rasi Bridge Dunia. Dalam acara ‘kelas atas’ ini Indonesia diwa-kili Munawar Sawirudin dan Max Agouw. Peserta acara ini me-mang terbatas danya hanya se-gelintitr orang yang diundang.
World Life Master Henky La-sut sendiri lebih memilih kon-sentrasi menghadapi pertan-dingan. “Peserta Coctail Party dan Gala Dinner ini undangan-nya hanya kalangan terbatas. Anda mau tahu berapa harga minuman anggur yang disuguh-kan tadi? Harganya sekitar 300 Dolar AS perbotol atau sekitar 3 juta rupiah perbotol bila dibeli di Indonesia,” kata World Mas-ter Munawar Sawirudin usai acara meriah itu.(***)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin