HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

19 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Tampil memukau di Konser ‘Untuk GerejaNya’
Choir Bethesda dan Gacapella’S Marakkan Konser 

 
MANADO-Penampilan kon-ser yang tidak seperti biasa-nya terungkap Sabtu (17/06) lalu di Aula Bank Sulut, yang diawali dengan doa Ketua BPMJ Bethesda Manado. Michael Dumais tampil seba-gai soloist pembuka, yang mempertontonkan kebolehan mengolah vokal tenornya dengan ‘mengunyah’ tiga buah lagu, ‘The Lord’s Prayer’, ‘Pieta Signore’ dan ‘Pie jesu’.
‘Aksi’ lelaki kelahiran Bitung 29 November 1979 ini mirip penyanyi tenor kelas dunia, Pavarotti, yang membuat pe-ngunjung terdiam akan suara dan lagu-lagu yang dibawa-kan. Selanjutnya, seorang re-maja putri pun memamerkan olah vokal konser yang diha-diri 86 orang (sesuai tertera di buku tamu).
Gelaran konser hasil kerja sama Panitia Pembangunan dan Komisi Musik Gereja de-ngan tajuk Untuk GerejaNya, mulai menampilkan keboleh-an paduan suara yang ada di GMIM Bethesda Manado, seperti ‘Bethesda Chorale’. Penampilan satu babakan itu dibawakan dua konduktor, Steven Reynold Mait dan Ivan Besouw yang membawakan enam lagu berturut-turut, Jadilah saksiKu (Ye Shall Be Withnessses), Savior Like a Sheperdlead us, When We All Get to Heaven, If Ye Love Me, Great Day dan ditutup dengan Halelujah, karya Handel.
Usai Bethesda Corale yang merupakan paduan suara yang bertugas sebagai pengisi puji-pujian saat ibadah di gereja, Gacapella’S diundang untuk unjuk gigi di atas panggung. Steven Mait, Ivan Besauw, Natalia Pangkerego, Jaqkelin, Joice Boengai dan Rini Rengku tampil menawan. 
Debutan Gacapella’S yang merupakan grup tanpa iringan (mempergunakan mulut se-bagai iringan) mampu mem-buat decak kagum pengunjung saat Gacapella’S membawakan lagu Bapa Yang Kekal, Sung-guh Indah Kau Tuhan dan Ja-ngan Lelah. Tiga lagu tersebut menutup konser babak pertama.
Selanjutnya, di konser kedua, Bethesda Collegium yang me-rupakan mantan paduan suara remaja bersama Konduktor Ste-vano Ape memberikan secercah harapan bahwa di GMIM Be-thesda Manado, ternyata masih memiliki paduan suara yang diolah dan dimenej dengan baik, yang kesemuanya itu ha-nya untuk kemulian Tuhan Yesus.
Locus Iste, Panis Angelicus, Jesu Jos of Man’s Desiring, Didn’t it rain, God’s Gonna Set This Worl’ on Tiyer, Penty Good Room dan Hallelujah To The Lamb, dibawakan dengan pasti oleh Bethesda Collegium yang mengandalkan moto Primum non Norece (Yang paling utama adalah tidak melakukan kekerasan).
Konser babak kedua ditutup Gacapella’S, yang ‘memapar-kan’ lagu Everybody Know That, Indahnya Oh Yesu Tuhanku dan Kasih Allah tak Berkesudahan yang dibawakan medley.
Gacapella’S saat ditemui me-ngaku lagu-lagu yang dinyanyi-kan diarranger sendiri namun perlu keahlian khusus bila ingin bernyanyi dengan gaya Acapela. “Gacapella’S sendiri di-ambil dari, Acapella yang terdiri dari penyanyi-penyanyi terbaik milik Gema Sangkakala,” kata Humas Gacapellas’S, Joice Boengai.(mon)




 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin