|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Studi Banding Dewan Kuras
Kas Daerah Ratusan Juta
|
Perjalan dinas DPRD Minut yang dilakukan per komisi, ternyata menyerap anggaran yang cukup besar. Total keseluruhannya mencapai ratusan juta rupiah. Dari informasi, setiap anggota mengantongi anggaran sebesar Rp 7 juta. Jika dikali 25 anggota DPRD Minut, maka keseluruhannya mencapai Rp 175 juta.
Seperti studi banding sebe-lumnya bahwa ada undangan resmi, maka kali ini pun, seba-gaimana pengakuan Wakil Ke-tua DPRD, Thomas Sagay, me-rupakan undangan resmi peme-rintah, sehingga konsekuensi-nya terjadi pembebanan angga-ra dalam kas daerah. Sagay mengakui anggaran sekitar Rp 7 juta per orang memang ter-golong pas-pasan, sehingga un-tuk mencukupi kebutuhan lain-nya, mau tidak mau harus me-nguras kantong pribadi. Untuk tujuan studi banding, Komisi A yang dipimpin Jhonny Doringin BBA usai ke Jakarta akan melancong ke Bogor, sedangkan Komisi B yang dipimpin Arke Tuwaidan setelah melakukan kunjungan ke Jakarta langsung dilanjutkan ke pulau Bali.
Sedangkan Komisi C dan D yang dipimpin Nita Raru-mangkay dan Dantje Katuuk, usai acara di Jakarta, renca-nannya akan melancong ke Riau. “Torang jo mo ka Riau,” ujar Katuuk kepada Komentar lalu.
Unsur wakil pimpinan dewan sendiri tetap mendapat jatah mendampingi agenda jalan-jalan ini, namun khusus perjalan Ko-misi C dan Komisi D tinggal dite-mani Drs Denny Wowiling MSi, sebab Thomas Sagay telah men-dampingi Komisi A dan Komisi B di Bogor dan Bali. Sayangnya masyarakat tidak menerima be-gitu saja agenda dewan ini, se-bab hal ini dianggap pemboro-san anggaran sebab tidak ada manfaat.(ran)
|
|