|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Gelar Adipura dan Kota Tinutuan
|
Tahun ini SULUT tanpa gelar Adipura baik untuk kota sedang maupun kecil. Penilaian adipura dilakukan dua kali dalam setahun sebelum penentuan gelar Adipura pada peringatan hari lingkungan hidup. Tujuan pokok program adipura adalah mendorong pemerintah dan masyarakat (kota/kabupaten) dalam mewujudkan kota bersih dan teduh dengan menerapakan prinsip good governance dalam pengelolaan lingkungan hidup (good environmental governance).
Kota Manado tanpa gelar Adi-pura bukan merupakan suatu tanda kegagalan tetapi sukses yang tertunda dan yang harus diperjuangkan. Seiring dengan hal ini muncul masalah ten-tang julukan Kota Manado se-bagai ‘Kota Tinutuan’. Seba-gian orang setuju dan sebagian lainnya lagi kurang setuju dengan alasannya masing-ma-sing. Namun, nama Kota Manado pun yang sudah lama disandang, dikenal dan di agu-ng-agungkan oleh orang ba-nyak khususnya ‘orang Mana-do’, dalam ajang lomba ber-gengsi tingkat nasional untuk memperoleh gelar Adipura, sama sekali tidak diperhitung-kan dan tidak ada apa-apanya.
Sehingga pemikiran tentang masalah julukan, orang akan setuju bila julukan apa saja ya-ng akan diberikan untuk kota Manado, tentu saja dengan ala-san-alasan yang logis, boleh-boleh saja asalkan kualitasnya dapat dikenal dan dinikmati banyak orang terutama masya-rakat Kota Manado. Jadi, kalau ada sejumlah kalangan yang kurang sependapat dengan ju-lukan Kota Tinutuan, sebe-tulnya merupakan suatu mo-tivasi buat pemerintah kota Manado untuk bekerja keras demi terwujudnya suatu kota berkualitas dan bergengsi di mata dunia dari segi keber-sihan, keindahan dan keter-aturan. Selanjutnya dapat me-menuhi syarat untuk meraih gelar adipura dan juga dapat menjadi kota pariwisata yang selalu dikenang orang.
Untuk menggapai tujuan di atas, selain kerja keras juga di-butuhkan tekad pemerintah untuk menjadikan program ter-sebut sebagai prioritas utama, sehingga tantangan dan ham-batan apa pun bisa teratasi, serta selalu meraih dan me-nangkap peluang yang dapat menunjang program. Maka Kota Manado nanti sebagai ‘Kota Tinutuan’ atau ‘Kota Pariwisata’ atau kota dengan julukan apa saja akan dapat membanggakan banyak orang, tentu saja karena kenya-manan, keamanan, kebersih-an, keindahan, keteraturan dan keramahannya.
Penulis:
Dr Treesje Rompas Londa, MSi
Penulis adalah:
Staf Pengajar Jurusan Fisika UNIMA
Ketua Pusat Studi Lingkungan-Lemlit UNIMA
Staf Ahli Lingkungan Hidup BPLH Pemprop SULUT
Peneliti Lingkungan
|
|