|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Mengintip perilaku anggota DPRD Sulut
Pakai Loreng, Bawa Senjata Listrik, Taruhan Piala Dunia(2)
|
BENAR penilaian publik bahwa untuk membahas perilaku 45 anggota DPRD Sulut, tak akan ada habisnya. Dan kali ini enak disimak mengenai cara ber-pakaian dan apa saja yang dilakoni legislator kita.
Yang tampil trendy Abid Ta-kalamingan SSos, Drs Ruben Saerang, Ir Jimmy Rembet, Ja-mes Karinda SH, Jones Ru-mangkang SE, Yanny Kopalit, Ed-win Eman SE, Denny Tindas SE. Anggota yang banyak kali tampil apa adanya Benny Rhamdani, Belhein Ninia STh, Timmy Tatara SE, Royke Tangkudung, Ir Novie Mokobombang.
Untuk Drs George Lengkong, Manuel Mantiri STh, Sybert Maki STh, Drs FH Rende agak sangat sulit ditebak ciri khas mereka. Apalagi pada umumnya mereka agak malas mengeluarkan state-men atau susah diajak bicara. Se-mentara Kolonel (Purn) JE Tampi, Drs Dirk Togas, Simon Sako SSos, Drs Jus Tumurang yang lebih ba-nyak memilih untuk diam. Nanti di-desak baru akan bicara. Berbeda dengan Rhamdani, Rembet, Tata-ra, Sumendap dan Mokobom-bang yang sepertinya dipercaya-kan menjadi juru bicara komisi bah-kan dewan secara kelembagaan.
Tapi yang paling kontroversial, penampilan Ruddy Waney SSos yang belakangan ini selalu mem-bawa taser atau alat kejut listrik yang lebih greget disebut senjata elektrik berbentuk tongkat kecil berukuran sekitar 30 cm.(*)
|
|