|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Inggris vs Swedia
Menepis Mitos
|
KUBU Inggris menyim-pan tekad kuat untuk me-naklukkan lawan ter-akhirnya di grup B Piala Dunia 2006 ini, Swedia. Te-kad untuk me-nepis mitos buruk be-lum per-nah me-ngalahkan negara Scandina-via terse-but selama hampir 40 tahun.
Keinginan besar itu bah-kan sudah sejak dini di-canangkan pelatih Sven-
Goran Eriksson meski dia sendiri berasal dari Swedia. Misi inilah yang diharapkan me-micu Bechkam dkk untuk me-raih point penuh. Inggris sendiri akan bertemu Swedia di Koln, Selasa (20/6), dengan perhitu-ngan hasil imbang sudah cukup bagi Inggris untuk melaju ke ba-bak selanjutnya sebagai juara grup. Eriksson sadar akan sejarah di belakang pertandi-ngan nanti dan sangat ingin membawa timnya untuk meraih kemenangan atas negara kela-hirannya tersebut. “Saya sangat ingin mengalahkan Swedia se-belum saya selesai sebagai pela-tih Inggris. Saya ingin menga-lahkan Inggris untuk pertama dan terakhir kalinya. 38 tahun sejak Inggris menang terakhir kali dan inilah saatnya untuk memecahkan tradisi lama ka-mi,” ujar Eriksson pada The Sun.
Eriksson memiliki gagasan untuk memainkan Beckham di posisi bek kanan. Dengan ce-deranya Gary Neville, Jamie Carragher bermain dari awal dengan posisi tersebut sebelum akhirnya Beckham ditarik ke belakang setelah Aaron Lennon masuk.
“David sangat baik di posisi itu saat melawan Trinidad & Tobago. Ia akan menjadi pe-main sayap terbaik di sepakbola jika ia dapat belajar bagaimana bermain bertahan,” ujar man-tan pelatih Lazio tersebut.
“Saya tidak akan memper-hitungkan bahwa ia dapat ber-main di posisi bek kanan untuk beberapa pertandingan ke de-pan. Saya memikirkan untuk memainkannya di sana, namun itu hanyalah pikiran kecil,” tambahnya.
Swedia sendiri bukannya tanpa tekad. Bahkan Fredrik Ljungberg sudah berani menebar ancaman. Ljungberg sangat optimistis timnya bisa meraih poin penuh dari Inggris. “Inggris adalah tim bagus, tapi kami tetap optimistis. Kami akan berusaha mencetak gol ke gawang Inggris. Saya tak akan mengecewakan pendukung,” kata gelandang Arsenal itu.
Pelatih Lars Lagerback pun tak kalah bersemangat. Menu-rut dia, timnya tidak mau me-ngulang kesalahan seperti saat ditahan imbang tanpa gol oleh Trinidad pada pertandingan pertama. Apalagi para pemain lain seperti Kim Kallstrom, Mar-cus Allback, Mattias Jonson, dan Johan Elmander dalam kon-disi siap tempur.(dtc/tmp/bbs)
|
|