HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

20 June 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Pernyataan wawali mendukung studing kecewakan warga 
Pemkot Dinilai tak Miliki Sense of Crisis 

 

 IKUTI BERITA LAIN

Kojansow: Semunya harus bersabar
Soal Pembangunan Jalan, Warga Tuding PU Lamban

Walikota: Tenaga Kesehatan yang Berdemo akan Ditindak

Lahan eks Gunung Wenang pinjam pakai
16 Persen Lahan Reklamasi Bakal Jadi Kawasan Madani Mart

Mengintip aksi siswa usai pengumuman
Usai Teruskan Tradisi Corat-coret, Langsung Serbu Megamall

Kedatangan SBY Jadi Momen 
Lakukan Pembohongan Publik

Ketika Kadisdiknas Manado kunjungi SMA ST Aquino Manado
Disambut Atraksi Drum Band, Poluan Puji Kemajuan Almamaternya

Pemerintah Kota Manado dinilai tak memiliki sense of crisis menyusul pernyataan dukungan yang dikeluarkan Wakil Walikota Manado Abdi Buchari SE MSi terhadap agenda studi banding (studing) yang dilakukan Dewan Kota Manado.
Ketua Solidaritas Pemuda Antar Etnis Kota Manado Ivan Punuh menegaskan, pernya-taan yang dikemukakan wawali tersebut sangat me-nyinggung perasaan warga, sekaligus menunjukan kalau orang nomor dua di Manado ini telah kehilangan sense of crisis.
Senada dengan itu, dikemu-kakan salah seorang kala-ngan akademisi Haezar Su-mual. Menurutnya, sebagai orang yang dipilih rakyat, seharusnya wawali tidak serta merta mendukung kegiatan studingnya para wakil rakyat. 
“Biar mereka sudah berhasil selesaikan delapan ranperda tapi bukan berarti mereka boleh langsung lakukan studing. Kalau memang laku-kan studi banding bukannya semuanya berangkat. Dan pemkot harus bisa memberi-kan masukan dan bukan membela legislatif,” ujarnya.
Sementa-ra itu, di pihak lain tanpa se-cara jelas mengecam pernyataan wawali, Pemerhati Politik dan Peme-rintahan Max Rembang meng-ungkapkan, pada prinsipnya legislatif adalah mitra ek-sekutif karenanya harus bergandengan tangan meng-upayakan sebuah pemerinta-han yang baik. “Makanya kalau seluruh legislatif tidak berada di tempat bagaimana mereka saling bahu membahu menghadirkan Good Govern-ment?” tegasnya.
Akan halnya tokoh masya-rakat Zeth Wallo SSos me-ngatakan, studing memang sudah diprogramkan dalam tata tertib, hanya saja kebe-rangkatannya harus diatur supaya ada yang menerima aspirasi warga. “Intinya, jangan kosongkan kantor rakyat. Karena harus disadari tidak ada hari tanpa pelaya-nan, jadi harus ada wakil rakyat yang ada di kantor untuk terima aspirasi. Kalau semua berangkat, warga harus bertanya kepada siapa lagi?” paparnya.
Menariknya, Wallo menilai pernyataan wawali bisa menjadi blunder bagi dirinya sendiri. “Wawali itu kan dipilih rakyat bukan dewan, dan harusnya lebih berpihak kepada rakyat bukannya de-wan,” tukasnya.(imo)


  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin