HOME : FOOTBALL

Headlines News  

21 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Drs Ruben Saerang 
Kinerja Beberapa Birokrat Pemda Sulut Perlu Dievaluasi


Langkah cepat yang dilaku-kan Gubernur Sulut Drs Sinyo Harry Sarundajang dalam mengemban tugasnya patut diakui semua pihak. Namun demikian, ‘perilaku top leader’ seperti itu belum sepenuhnya didukung secara optimal jajaran ‘middle management’ di lingkungan pejabat Pemda Sulut.
Fenomena itu mendapat per-hatian serius legislator di De-wan Sulut, Drs Ruben Sae-rang, dalam percakapan de-ngan Komentar, di Manado, kemarin (20/06) petang. “Ke-mampuan Gubernur sangat luar biasa. Ini harus kita akui. Karena itu, ada harapan be-sar, Sulut akan lebih baik da-lam beberapa tahun ke depan. Namun, speed yang dimiliki-nya dan dikembangkan itu belum diikuti jajaran birokrat pada level operasional,” kata Saerang.
Untuk itu, menurut dia, tero-bosan-terobosan yang dilaku-kan Gubernur bersama Wakil Gubernur selama ini sudah seharusnya diikuti dengan keberanian melakukan eva-luasi menyeluruh terhadap ki-nerja. “Evaluasi kinerja bebe-rapa birokrat pada level mid-dle management ini bahkan menurut saya sudah mende-sak dilakukan meski tidak harus lewat kebijakan laksana merombak kabinet,” katanya.
Evaluasi itu, lanjut dia, ter-utama dengan memperhati-kan prioritas program pemba-ngunan yang sudah dicanang-kan Gubernur. “Percuma ada program hebat tanpa diikuti pembenahan sumber daya manusia yang melaksanakan-nya,” tandas Saerang.
Menurut apresiasinya, lang-kah karah itu sudah sedan dilakukan. “Contohnya baru-baru in ada penyegaran pada level eselon III dan IV. Mereka diharapkan jadi motor dalam melaksanakan program pem-bangunan. Karena itu, selan-jutnya perlu ada evaluasi dan penyegaran para penggerak-nya di level eselon II,” kata dia lagi.
Evaluasi itu, tambah politisi Partai Golkar ini, tentu akan lebih efektif bila dilakukan se-gera, misalnya dalam waktu se-lambat-lambatnya enam bulan ke depan. “Birokrat yang kiner-janya kurang, ya, tentu saja harus dilakukan penyegaran. Sebab, ada indikasi, masih ada birokrat kita yang menerapkan prinsip menunggu-nunggu pe-rintah. Padahal, kala top leader sudah meletakkan landasan dan menunjukkan arah kebija-kannya, seluruh motor pengge-rak ikut dinamis dalam berka-rya mengaktualisasikan tang-gung jawabnya,” ujarnya.(law)


  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin