HOME : FOOTBALL

Berita Minahasa Selatan 

21 June 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Pemekaran Daerah Minsel Dinilai hal Yang Wajar 

 

 IKUTI BERITA LAIN

Bupati Dukung Pemekaran Motbar
Evaluasi dan monitoring PBB 2006
(Benny Lumingkewas)
Tim Intensifikasi Sidak 
Sidak 19 Kecamatan 
74 Siswa SMA/SMK Minsel Gagal Unas

Menyikapi tuntutan pemekaran di beberapa daerah wilayah Minasel, sejumlah warga Minahasa Selatan angkat bicara. Menurut Mantan Ketua Umum Dewan Mahasiswa Unima Mozez Y Legi dan Mantan Sekertaris GMNI Tondano Richard Pangkey, pemekaran daerah Minsel merupakan praktek yang wajar.
“Secara konseptual pemekaran daerah menjadi daerah yang baru merupakan praktik wajar dilakukan, sebagai konsekuensi dari managemen pemerintah daerah yang mengedepankan efisiensi, efektivitas dan optimalisasi sebuah peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat,” ujar kedua warga Minsel ini dalam press release-nya yang diterima harian ini kemarin.
Lebih jauh keduanya mengungkapkan, keberadaan beberapa daerah di wilayah Minsel masih dalam kategori kurang atau tidak mampu, namun belum dapat dijangkau pelayanan pemerintah daerah. 
“Tambah lagi, banyak kecamatan yang terlalu ‘gemuk’ seperti Desa Motolong sehingga menyebabkan pelayanan kepada masyarakat menjadi kompleks. Belum lagi,penentuan lokasi ibukota suatu daerah terjebak dalam teori konsentrik sehingga menimbulkan kesenjangan dan kerusakan ekologi yang berkepanjangan,” papar keduanya.
Ditambahkan keduanya, pilihan alternatifibukota harus didasarkan pada landasan empirik maupun konseptual, bukan sekedar perhitungan matematis. Sejumlah kriteria,lanjut keduanya, perlu dipertimbangkan seperti aksesibilitas yang mudah dan murah, potensi ekonomi, ketersediaan fasilitas dan potensi bencana alam.
“Dan yang tak kalah pentingnya adalah penguatan kapasitas kelembagaan dengan jalan pemekaran daerah,baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa yang harus dikelolah secara cerdas yang berorientasi pada kepentingan bersama,” kuncinya. (imo)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin