|
|
|
|
![]() |
![]() |
Kopra Naik Tipis
MANADO – Menurunnya produksi kelapa beberapa pekan terakhir mulai memicu terjadinya pergerakan harga pada komoditi kopra. Setelah sempat bertahan cukup lama di level Rp 2.500 per kilogram, pekan ini harga kopra naik tipis menjadi Rp 2.550 per kilogram.
Salah seorang pedagang pengumpul kopra yang enggan namanya dikorankan, Rabu (21/06) menuturkan, penurunan produksi kelapa beberapa pekan terakhir ini menyebabkan stok kopra dipasaran ikut menipis, sehingga dampaknya memicu harga komoditi tersebut bergerak naik.
“Sebelum produksi kelapa turun, volume penjualan kopra dari petani rata-rata diatas satu ton. Tapi sejak produksi kelapa turun, volume penjualan rata-rata hanya 100 sampai 200 ton,” tuturnya.
Ditanya apa penyebab terjadinya penurunan produksi kelapa, sumber mengaku tidak mengetahui hal itu. “Saya tidak tahu apa penyebabnya, namun yang jelas beberapa pekan terakhir ini stok kopra di tingkat pedagang pengumpul menipis,” tutur sumber. (rol)
Harga Cengkih Stabil
MANADO – Harga komoditi cengkih relatif stabil. Buktinya, sampai Rabu
(21/06) kemarin cengkih masih bertengger di kisaran Rp 39.000-Rp 40.000 per kilogram.
Berdasarkan pantauan Komentar, stok cengkih di tingkat pedagang pengumpul pada pekan ini cenderung mulai meningkat. Hal tersebut menurut sejumlah pedagang pengumpul akibat dari musim panen cengkih di beberapa daerah sentra produksi.
“Cengkih yang beredar dipasaran umumnya stok baru atau hasil panen tahun ini,” tutur sejumlah pedagang pengumpul cengkih di Pasar Pinasungkulan, Manado.
Menyambut musin panen tahun ini, beberapa perwakilan pabrik rokok yang sudah menghentikan pembelian sejak beberapa pekan lalu dikabarkan akan kembali melakukan pembelian dalam waktu dekat ini. (rol)
|
|