|
Rekor Maesa Terus Terjaga
Persmin 'Bantai' Persela 2-0
|
|

|
|

|
|
|
BOLAMANIA
|
|

|
|

|

|
News
Links
|
|
|
|
|
|
TRIBUN OLAHRAGA
|
|

|
|

|

|
News
Links
|
|
|
|
|

|
KETANGGUHAN Persmin Minahasa untuk mempertahankan rekor juara dikandang sendiri, Stadion Maesa Tondano, akhirnya Rabu
(21/06) kemarin kembali terbukti setelah mampu 'membantai' tim tamu Persela Lamongan dengan skor 2-0. Hasil ini membuat Laskar Burung Hantu kembali membuntuti point Persik Kediri dengan nilai 47.
Pada pertandingan tersebut, Persmin yang menurunkan seluruh tim inti, nyaris saja ditahan imbang Persela. Meski 45 menit babak pertama berakhir, tak satupun gol yang tercipta oleh kedua tim. Gol pembuka Persmin, baru tercipta dimenit ke 63 lewat kaki Jorge Toledo yang memanfatkan tendangan bebas diluar kotak pinalti, setelah dirinya diganjal keras oleh pemain belakang Persela.
Kendati telah unggul duluan, namun anak asuhan Joko Malis dan Tonny Ho ini tak patah semangat. Permainan keras yang menjurus kasar tim tamu, tak membuat Stenly 'Baldo' Katuuk dan kawan-kawan larut atau terpancing emosinya. Hal ini dibuktikan dimenit ke 83, lewat tendangan keras Stevy 'Ateng' Kussoy yang memanfaatkan umpan lambung Jalaludin. Persmin akhirnya berhasil menambah kemenangan menjadi 2-0, meski itu sempat mendapat protes keras dari pemain dan kubu Persela. Aksi protes yang menjurus anarkis ini, membuat wasit Syahruddin mengeluarkan tiga kartu kuning untuk tima tamu. Dan pada akhirnya meniupkan peluit, tanda pertandingan usai dengan kemenangan timtuan rumah Persmin Minahasa. Kendati sudah memastikan tiket ke babak delapan besar, namun baik pelatih Persmin Joko Malis dan manager Recky Pontoh tetap optimis bisa meraih seluruh point kandang yang nantinya menyisahkan Persmin menjamu Persik Kediri yakni lawan terberatnya. "Karna target kita harus menang, maka anak-anak bermain bagus saat ini. Smoga lawan Persik nanti, kemenangan bisa diraih kembali. Dan itu merupakan harga mati," ketus Malis. Hal senada juga diungkapkan Manager Persmin Recky Pontoh, dimana, dengan akan menghadapi musuh bebuyutan di klasemen wilayah timur. Maka menjamu Persik Sabtu nanti, seluruh pemain diwajibkan untuk turun maksimal. "Pokoknya, so diintruksikan kesemua pemain. Lawan Persik nanti, nyanda ada tawar-tawar. Semua point dikandang harus diambil, ini demi menjaga citra Stadion Maesa yang terkenal angker bagi tim tamu," tegas Pontoh yang juga Dirut PDAM Minahasa ini. (pen)
|