|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Diselamatkan oleh kepala Suku Dani
11 Warga Eris Kini Kritis di Rumah Sakit
|
Kecemasan warga desa Eris kecamatan Eris, seputar hilangnya 11 warga yang ingin mencari nafkah di Kabupaten Nabire Papua, akhirnya Rabu (21/06) kemarin terjawab. Meski telah ditemukan dalam kondisi yang kritis oleh salah seorang kepala suku Dani, namun ke 11 warga Eris yang semuanya pria ini, diinformasikan dalam keadaan hidup dan kini sedang mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit Nabire.
Camat Eris, Ny Femmy Lem-bong SSos ketika dihubungi Komentar kemarin, mengaku senang dan legah atas ditemu-kannya 11 warga Eris tersebut di hutan belantara Papua.
Dijelaskan Ny Lembong, sete-lah sempat terkatung-katung hingga dua minggu lamanya tanpa bekal, namun ke 11 war-ga Eris ini bisa bertahan hidup, meski ketika dihubungi kema-rin lewat Kumtua Eris Ferry Sumarauw, kondisi ke 11 warga ini, cukup memprihatinkan ka-rena sudah lemas akibat men-derita kelaparan yang berke-panjangan.
Menurutnya, dengan ditemu-kannya 11 warga tadi, maka membuat seluruh warga Eris, khususnya pihak keluarga, merasa berterimahkasih atas pertolongan kepala suku Dani di Papua dan utamanya me-ngucap syukur kepada Tuhan yang telah memberikan per-lindungan dan pertolongan kepada warga Eris yang di-ketahui sudah tersesat terse-but.
“Ini semua atas cinta kasih Tuhan, warga so sangat cemas dan sedih atas hilangnya 11 warga tadi. So itu, pe dengar 11 warga ini masih hidup, secara spontan sejumlah warga ingin melakukan penjemputan ke Nabire,” ujar Ny Lembong.
Ditambahkannya, karena kondisi fisik 11 warga Eris masih cukup lemah, maka mereka be-lum diperkenankan pulang oleh tim dokter. Kemungkinan akan pulang satu atau dua minggu mendatang. “Dan meski 11 war-ga ini so ditemukan pihak ke-luarga tetap akan memproses hukum oknum penipu terse-but,” ketus Ny Lembong.(pen)
|
|