HOME : FOOTBALL

Berita Opini Pembaca dan Redaksi 

22 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Sulut Ranking 10 Koleksi Kasus Korupsi


DI Tengah suasana rasa syukur karena dunia pendidikan Sulut mencapai prestasi tertinggi, dengan tingkat kelulusan peserta Unas tertinggi di Indonesia, khususnya lulusan SMA dan SMK, ternyata warga Sulut harus ‘berduka’ dengan adanya pemberitaan mengenai Sulut masuk ranking 10 dalam kaitan dugaan kasus korupsi.
Sebelumnya, rakyat Sulut dicengangkan dengan munculnya nama-nama orang Sulut yang diduga melakukan korupsi dengan nilai yang cukup signifikan, dan menjadi perhatian kalangan nasional, bahkan juga internasional. Sejumlah nama koruptor itu sudah ada yang dijatuhi hukuman, dan lainnya masih dalam penyidikan.
Kondisi ini tentu sangat memalukan warga Sulut. Padahal banyak orang tahu, warga Sulut sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama. Hal ini memang perlu menjadi catatan penting.
Berkaitan dengan korupsi di daerah ini, sekarang ini ada pameo yang berkata, di Sulut kalau malam banyak KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani), dan kalau siang banyak KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme).
Gubernur Sulut SH Sarundajang sendiri secara pribadi dalam berbagai pertemuan selalu mengatakan bahwa ia ingin membangun Sulut dengan satu tekad, bebas KKN. Tetapi apakah ini dapat diperhatikan, walau alam. Karena kenyataannya, khusus di lingkungan birokrat sangat kendala dengan budaya KKN. Meskipun kesejahteraan pegawai negeri sipil sudah ditingkatkan, kenyataannya dugaan korupsi masih terus merajalela.
Berkaitan dengan rangking kasus korupsi di berbagai daerah di Indonesia, fakta mencengangkan terungkap dalam Forum Rapat Kerja antara Komisi III DPR-RI dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berlangsung di Jakarta, Selasa (20/06). Dari ribuan laporan masyarakat tentang kasus dugaan korupsi sampai 31 Mei 2006, terdapat 10 daerah dengan kuantitas laporan masyarakat tertinggi. Menariknya, Sulawesi Utara dicatat KPK masuk dalam deretan itu.
Secara umum, Ketua KPK Taufik Qurahman Ruki menguraikan, sejauh ini pihaknya sudah menerima 2.658 laporan masyarakat menyangkut kasus yang diduga terindikasi korupsi. Setelah didistribusi berdasarkan jumlah kasus per daerah, DKI Jakarta menduduki ranking pertama dengan 2.412 laporan, sementara Sulawesi Utara berada di ranking ke-10 dengan 148 laporan.(**)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin