|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Ujian Ulangan Tinggal Menunggu Pusat
|
Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulut Drs A Lombang MSi, Kamis (22/06) ketika ditanya masalah siswa yang tidak lulus Ujian Nasional (Unas) apakah ada jadwal ujian ulangan, mengatakan hingga sekarang pihaknya masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat dalam hal ini Depdiknas.
Sesuai dengan petunjuk pelaksanaan Unas 2006 kali ini menurut dia, siswa yang tidak lulus tidak ada ujian ulangan dan harus mengikuti ujian ditahun berikutnya. “Namun siswa yang bersangkutan tidak perlu ujian ulangan pada semua mata pelajaran. Yang diulang hanyalah mata pelajaran yang menjadi sandungan itu. "Solusi lainnya, bisa juga mengikuti ujian kesetaraan paket C yang dilaksanakan pada Oktober,"
Apakah siswa yang tak lulus harus ikut duduk kembali di kelas III belajar bersama adik-adik kelasnya? Dia menjawab, "Hal itu terpulang pada kebijakan sekolah. Bisa iya, bisa tidak. Yang pasti, karena sifatnya mendidik, nilai mata pelajaran yang sudah memenuhi syarat kelulusan tak perlu diulang."
Ditambahkannya, dalam UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) pendidikan nonformal dan pendidikan formal itu memungkinkan saling bersinggungan secara bersilang. Oleh karena sudah ada dalam sistem siswa yang gagal bisa saja ikut ujian melalui paket C. Nilai dan kualitasnya sama saja dengan ujian di pendidikan formal. "Mereka yang gagal ini hanya tinggal ujian di mata pelajaran yang tidak lulus saja," katanya mengulang.
Seperti informasi yang ada menurut dia, Depdiknas memutuskan menggelar ujian ini pada September nanti. Namun ditegaskan ujian ini bukan ujian persamaan, seperti yang dikenal selama ini tapi satu program.
Ada tiga langkah yang harus dilalui siswa untuk ikut program Paket C ini. Pertama, mendaftarkan diri kepada Dinas Pendidikan provinsi dan kebupaten masing-masing.
Kedua, mengikuti remedial program (semacam tutorial), dan ketiga, mengikuti ujian. Diharapkan pada 7 Juli semua pendaftaran sudah selesai, sehingga dapat dilakukan tutorial bagi mereka.
Terkait dengan pendekatan untuk membantu peserta atau siswa dalam program Paket C, menurutnya, ada tiga, di antaranya gurunya berasal dari guru-guru formal dan dikembangkan sistem modul untuk menghindari ketergantungan siswa kepada guru.
Saat ini Depdiknas sudah mengeluarkan surat edaran ke daerah-daerah terkait program ini.(lex)
|
|