|
|
|
![]() |
![]() |
|
Tiga anggota dilaporkan tak ikut serta
Lusa, Pertanggungjawaban Studing Dekot Dibeber
|
Ketua Dekot Manado, Drs Ferro Taroreh berjanji, Senin (26/06) lusa, akan membeber laporan perjalan studi banding (studing) yang dilakukan anggota Dekot Manado belum lama ini kepada media. Hal ini dilakukan usai dirinya meminta laporan dari masing-masing Ketua Komisi.
Kepada harian ini, kemarin, Taroreh mengatakan, pembeberan laporan studing ini sekaligus untuk menjawab dugaan pengambilan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif terkait studing ini. Berkembang informasi, ada tiga anggota Dekot yang tidak mengikuti studing. Namun belum jelas, apakah mereka mengambil SPPD atau tidak.
Taroreh sendiri membenarkan soal informasi adanya tiga anggota Dekot yang tidak ikut studing. Mereka adalah Udin Musa (Komisi A), Jimmy Yoseph (Komisi B), dan Denny Sondakh (Komisi C). Namun menurut Taroreh, ketiganya tidak mengambil SPPD. Akan tetapi, berdasarkan keterangan Sekretaris Dewan, Drs Freddy Oroh, seluruh anggota dekot yang akan mengikuti studing telah mengambil SPPD, kecuali Udin Musa.
Sementara itu, Ketua Komisi C Franklin Sinjal mengatakan, tidak ikutnya Denny Sondakh karena yang bersangkutan sedang sakit. Dan itu diketahuinya ketika sebagian Komisi C sedang berada di Malang. “Sesampai di sana saya langsung menghubungi dan kembali menanyakan apakah Denny akan ikut bergabung atau tidak. Yang bersangkutan ternyata mengaku sakit. Jadi karena tidak ikut maka konsekusnsinya Denny harus mengembalikan SPPD yang telah diambilnya,” ujar Sinjal transparan.
Di sisi lain, Ketua Komisi B Drs Didi Sjafii, kepada wartawan mengatakan berdasarkan informasi sebagian besar Komisi B tidak ikut studing dibantahnya. “Tidak benar itu, jika sebagian besar dari komisi B diinformasikan tidak mengikuti agenda ini,” ujarnya. (eda)
|
|