|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Penyakit Busuk Pucuk Kelapa:
Suatu Ancaman Serius bagi Petani Kelapa (2)
|
Agen Penyebab Penyakit.
Agen utama penyebab peny-akit busuk pucuk kelapa adalah patogen jamur, Phytophthora palmivora Butl. Jamur ini menghasilkan(1) sporangia yang dapat diterbangkan dengan mudah oleh angin atau dipin-dahkan oleh air, (2) zoospora yang dapat bergerak (motile) dalam air, dan (3) klamidospora yang dapat bertahan hidup lama dalam tanah. Jamur ini dapat menginfeksi buah kelapa yang menyebabkan gugurnya buah kelapa yang masih muda. Jamur ini tersebar luas baik di daerah beriklim tropis, sub-tropis maupun di daerah beriklim sedang.
Infeksi jamur ini dapat diikuti oleh beberapa jamur lain seperti Fusarium sp dan Thielaviopsis sp serta bakteri, Erwinia sp. Adanya infeksi sekunder dari patogen-patogen tersebut mempercepat proses pembusukan dan kematian tanaman menjadi lebih cepat.
Gejala Penyakit
Infeksi biasanya di mulai pada bagian pucuk kelapa yang terluka oleh serangga terutama kumbang kelapa, Oryctes rhinoceros, patahan daun karena tiupan angin kencang atau pelukaan jaringan oleh benda-benda keras lain. Gejala awal yang biasanya terlihat sesudah infeksi jamur P. palmivora ialah perubahan warna daun kel-apa pada bagian pucuk (daun lembing), menjadi layu dan terkulai. Infeksi jamur berkembang dengan cepat dan menyebabkan terjadinya pembusukan dan disintegrasi jaringan pada bagian pucuk tanaman karena adanya infeksi sekunder dari bakteri-bakteri pembusuk atau jamur-jamur yang lain. Sebagaimana penyakit ini berkembang maka lama-kelamaan daun lembing kelapa menjadi kering dan terkulai ke bawah. Pada saat ini bagian pucuk atau hati kelapa sudah membusuk dan berbau. Daun lembing yang sudah terkulai dapat dengan mudah dilepaskan namun tangkai-tangkai daun kelapa lainnya masih tetap utuh. Buah-buah kelapa masih akan tetap berkembang dan menjadi dewasa selama 6-12 bulan mes-kipun bagian pucuk sudah men-jadi busuk. Tanaman kelapa pada akhirnya mati.(bersambung)
|
|