|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Petani khawatirkan harga jual
Tareran Produksi 21 Ton Jagung
|
Petani di Desa Wuwuk, Keca-matan Tareran membuktikan diri ikut menunjang crash pro-gram. Buktinya, Sabtu (24/06) lalu, di lokasi kebun milik ke-luarga Tujuwale Rumengan, petani yang tergabung dalam kelompok tani (koptan) ‘Kam-pis’ melakukan panen perdana sebanyak 21 ton.
Sayangnya, di balik panen raya tersebut rasa khawatir terpancar dari para petani. Seperti dikatakan anggota Kop-tan ‘Kampis’, Marthen Rompis, harga jagung di pasaran lagi anjlok menjadi Rp 1000 per liter.
Untungnya, kekhawatiran itu langsung dijawab Kadis Pertanian Ir Wangke Karun-deng saat hadir mendampingi Sekdakab Minsel Drs Budi Tujuwale MSi pada panen ter-sebut. Kata dia, petani tidak perlu khawatir soal pemasar-an jagung. “Harga di pasaran saat ini masih stabil yakni Rp 1200 sampai dengan Rp 1500. Jadi jangan terlalu khawatir,” hibur Karundeng didampingi Tujuwale.(jok)
|
|