HOME : FOOTBALL

Berita Bolamania dan Tribun 

27 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Lintas Berita Tribun


Pelti Sulut Gelar Pelatihan Wasit
UNTUK menghadapi turnamen berskala nasional seperti POR Maesa Paskah dan Kejuaraan Manado Open, Pengda Pelti Sulut, sejak Sabtu lalu hingga senin kemarin menggelar pelatihan wasit tenis nasional. Pelatihan yang dipusatkan di Lapangan Tenis Sario Manado diikuti peserta dari Pengcab Pelti se-Sulut dan dari Universitas Manado.
Humas Pengda Pelti Sulut, Nico Tampi kepada Komentar, kemarin mengatakan bahwa kegiatan tersebut telah dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Pengda Pelti Sulut, Ir GSV Lu-mentut MSi di Lapangan Tenis Sario, Sabtu lalu. “Sebanyak 35 orang telah terdaftar sebagai calon wasit nasional setelah menjalani program latihan yang dipandu oleh tim teknik dari PB Pelti,” ujar Tampi.
Dikatakannya, setelah menye-lesaikan program pelatihan, se-luruh wasit yang dinyatakan lulus akan mendapatkan tugas di kejuaraan POR Maesa dan Kejuraan Manado Open. “Ber-tambahnya wasit tentu menjadi salah satu hal yang positif bagi Pengda Pelti Sulut ke depan. Sebab, selama ini kendala dida-patkan jika menggelar kejuara-an yang berskala nasional,” ce-tus Tampi, yang juga adalah Ketua Bidang IV di Panpel Besar POR Maesa Paskah 2006.
Sementara itu, kejuaraan POR Maesa Paskah, khusus cabang tenis sejak kemarin telah dibuka dengan didahului pertandingan kategori junior. Di kejuaraan tersebut, para peserta pelatihan wasit mendapat kesempatan untuk melaksanakan praktek karena dua hari sebelumnya telah dilaksanakan program pe-latihan teori. “Para wasit yang tengah mengikuti kursus men-dapatkan kesempatna untuk menjalani latihan di kejuaraan POR Maesa khusus kategori junior,” imbuh Tampi.(dni) 

Elektric Manado Tampil di Kejurnas Bridge
MENURUNKAN kekuatan yang cukup solid, Tim Bridge Electrik Manado telah siap un-tuk meramaikan Kejuaraan Na-sional (Kejurnas) Bridge antar- klub yang bakal berlangsung di Jakarta, akhir Juni mendatang. Salah satu pebridge Tim Elec-trik Manado, Robby Lempoy ke-pada Komentar kemarin me-ngatakan bahwa pihak pimpi-nan PLN Cabang Sulutenggo ikut memberikan dorongan agar klub Electrik Manado bisa ber-kiprah di kejurnas.
Bahkan, kata Lempoy, Gene-ral Manajer PLN Sulutenggo, Ir Sigit Praskoso telah menya-takan kesiapan untuk menjadi manajer tim Electrik Manado pada iven tersebut. 
“Pak Sigit telah menyatakan siap untuk menjadi manajer pada kejuaraan tersebut,” kata Lempoy seraya mengatakan bahwa Tim Sulut akan diper-kuat oleh Henky Lasut, Eddy Manoppo, Nurhamidin dan Robby Lempoy serta Jacky Ti-rayoh.(dni)

Panitia Cabang Golf Dinilai Langgar Aturan
WAKIL offisial tim POR Maesa Balikpapan, Kalimantan Timur, Ny Inggrid Assa Runtuwene mempersoalkan kinerja panitia cabang Golf, POR Maesa. Menu-rut penilaiannya, panitia cabang olahraga yang dimainkan di Lapangan Golf Kayuwatu Sabtu (24/06) langgar aturan hingga merugikan pihaknya selaku peserta.
Setidaknya ada dua blunder mencolok yang dilakukan pa-nitia Cabang olahraga Golf yang mengundang tanya dan keke-cewaan tim Por Maesa Ba-likpapan. Pertama soal jadwal pertandingan yang dilang-sungkan Sabtu (24/06) lalu yang akhirnya disepakati di-tunda.
Dijelaskannya, berdasarkan peraturan tertulis disebutkan bahwa flight A dan ladies di-mainkan hari Sabtu. Kemudian agenda Minggu (25/06) me-mainkan flight B dan C. Ironis-nya, panitia melakukan kesala-han dengan memainkan konti-ngen Manado dari flight A hari Minggu (25/06), kemudian dipasangkan dengan peserta flight A asal Balikpapan yang berhasil keluar sebagai peme-nang saat itu, namun kemudian oleh panitia diputuskan didis-kualifikasi. “Persoalan bukan pada penundaan. Yang kami pertanyakan di sini, kenapa tim kami yang sudah main Sabtu kemudian dimintakan biaya pendaftaran ulang untuk partai tunda Minggu (25/06), harus dimasukkan dalam satu pearing bersama peserta asal Manado yang jelas-jelas tidak main hari Sabtu lalu,” tanya Ny Inggrid didam-pingi rekannya Ibu Evi. 
Kasus kedua yang dipandang sebagai kekeliruan panitia seperti yang dialami juara flight ladies Ny Nena yang mengikut-sertakan tiga peserta. Kemena-ngannya dianulir lantaran pa-nitia mendiskualifikasi dua pe-serta lainnya yang di antara-nya kontingen dari Balikpapan. “Artinya Ny Nena tidak berhak atas piala tersebut karena ha-nya bermain seorang diri,” tam-bah Ibu Evi.
Sementara itu, Humas Panitia Besar POR Maesa Paskah 2006, Nico Tampi ketika di-konfirmasi terpisah membenar-kan tentang adanya protes ter-hadap penyelenggaraan ca-bang golf. Tapi, menurutnya, pihak panpel masih terus me-nelusuri permasalahan terse-but. “Kami masih menelusuri tentang masalah di cabang golf,” kata Tampi.(eky/dni)

Seputar por maesa Lempoy/Tirayoh 
Juara Kategori Pasangan
PASANGAN Robby Lempoy/Jacky Tirayoh akhirnya berhasil meraih predikat juara kategori pasangan setelah pada sesi terakhir Turnamen Bridge POR Maesa Paskah di Aula Bank Sulut, Minggu (25/06) malam, mampu mengumpulkan nilai tertinggi. 
Pasangan yang berasal dari klub Electrik Manado itu berhasil meraih 127,953. Sementara posisi kedua direbut pasangan Max Tompodung/Jemmy Tugiman dengan perolehan poin 127,108 disusul Dennis Tirayoh/Rhein Lolong (122,217). Keberhasilan Lempoy/Tirayoh sekaligus mengakhiri turnamen POR Maesa Paskah cabang bridge yang telah berlangsung sejak 23 Juni 2006 lalu.
Munawar Sawiruddin dari unsur PB Gabsi yang dipercayakan untuk menutup kegiatan tersebut menyatakan terima kasih atas peran serta POR Maesa yang setiap tahunnya konsisten menyelenggarakan kegiatan olahraga termasuk penyelenggaraan turnamen bridge. “Saya atas nama PB Gabsi menyampaikan penghargaan kepada pimpinan POR Maesa yang selalu setia menggelar kejuaraan bertaraf nasional,” ujar Munawar.(dni)

220 Peserta Ramaikan Cabang Bulutangkis
SEBANYAK 220 peserta dari 9 kabupaten kota se-Sulawesi Utara ikut meramaikan kejuaraan bulutangkis POR Maesa Paskah 2006, yang berlangsung di GOR Arie Lasut, Kayuwatu Manado, 26-30 Juni 2006. Komtek Pengda PBSI Sulut, yang ikut menjadi panpel di iven tersebut kepada Komentar kemarin, mengatakan bahwa kejuaraan tersebut secara resmi telah dibuka oleh Sekretaris Panpel, Gemmy Kawatu.
Sebenarnya, kata ayah dari Deyana ‘Keke’ Lomban, ada peserta dari luar Sulut yang sudah mendaftarkan diri. Tapi, karena hanya ikut di nomor perorangan, hingga pembukaan belum juga tiba di Manado. “Tiga daerah masing-masing, Papua, Sulawesi Tengah dan Maluku Utara, yang telah mendaftarkan diri untuk ikut pada iven POR Maesa hingga sekarang belum hadir karena hanya mengikuti nomor perorangan,” kata Lomban, seraya mengatakan bahwa nomor perorangan baru akan digelar pada tanggal 28 Juni 2006.
Kejuaraan bulutangkis POR Maesa Paskah 2006, kata Lomban mendapat dukungan dari Pengda PBSI Sulut. Itu terlihat dari peran Ketua Umum PBSI Sulut, Drs Alvius Lomban MSi, yang terus memberikan arahan dalam penyelenggaraan iven tersebut. “PBSI Sulut terus memonitor pelaksanaan iven tersebut karena rekomendasi panpel dikeluarkan oleh PBSI Sulut,” imbuh Adri Lomban.(dni)

Cabang Catur Diikuti 50 Peserta
CABANG Catur POR Maesa Paskah 2006, yang dipertandingkan di Aula Kecamatan Airmadidi Atas, Minut ternyata diminati banyak peserta. Sebanyak 50 pecatur dari berbagai daerah di Sulut dan beberapa dari luar Sulut telah terdaftar sebagai peserta di iven yang berlangsung sejak 26 Juni-30 Juni 2006. 
Sekretaris Panpel, Albert Malingkas, ketika dihubungi kemarin,mengatakan bahwa kejuaraan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Minahasa Utara, Sompie Singal, mewakili pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. 
Hadir pada saat pembukaan selain Wakil Bupati Minut, masing-masing Sekum PB POR Maesa, Frit Wullur, Ketua Bidang Pertandingan POR Maesa, Novi Mewengkang, Ketua IV Bidang Humas, Nico Tampi dan panpel pertandingan seperti Ketua Willy Kumentas dan Sekertaris Albert Malingkas, 
Banyaknya peserta yang ikut di kejuaraan catur POR Maesa karena selain untuk mengasah kemampuan, mereka juga tertarik dengan hadiah yang disediakan oleh pihak panpel. Namun, bagi pecatur-pecatur Manado, yang tampil mewakili Pengcab Percasi Kota Manado tetap menjadikan iven tersebut sebagai ajang persiapan menuju Kejuaraan Catur Daerah. 
“Iven ini akan menjadi salah satu ujicoba bagi pecatur Kota Manado sebelum tampil di kejurda,” sebut Huibert ‘Hepye’ Pusung.(dni)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin