HOME : FOOTBALL

Headlines News  

27 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Digelar Agustus, Paket B November
Tolak Lulusan Unas Paket C, PT Dituntut 


Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Soedi-byo menyarankan siswa yang gagal ujian nasional (unas) agar mengikuti ujian melalui Paket C. Karenanya, jika ter-bukti ada Perguruan Tinggi (PT) yang menolak lulusan Paket C tersebut, PT terkait bisa dituntut secara hukum. 
“Jadi, semua Perguruan Tinggi (PT) harus menerima siswa lulusan ujian Paket C. Jika menolak, maka siswa tersebut bisa menuntut mela-lui jalur hukum,” tandas Men-diknas kepada wartawan di sela-sela rapat kerja dengan PAH IV Dewan Perwakilan Da-erah (DPD) RI di Gedung DPD RI Jakarta, kemarin (26/06). 
Menurut Bambang siswa lu-lusan Paket C sebagai warga negara memiliki hak yang sama dengan lulusan unas. Itu sesuai dengan Undang-undang Dasar (UUD) RI 1945, UU HAM, dan UU Sistem Pendidikan Nasio-nal (Sisdiknas). Karena itu PT harus menghormati hal itu. Sehingga kalau menolak bisa d-ituntut dan pasti kalah. Men-diknas juga menolak unas ulangan untuk Siswa SMP. 
“Jadi, pemerintah memutus-kan tetap tidak melakukan unas ulangan bagi siswa SMA maupun SLTP yang gagal ujian tahun ajaran 2005-2006. Keputusan tersebut diambil setelah melalui ber-bagai pertimbangan dan reko-mendasi BSNP (Badan Stan-dar Nasional Pendidikan),” paparnya. 
Sedangkan Kepala BSNP Bambang Suhendro mengata-kan, BSNP merekomendasi-kan pemerintah agar tetap me-laksanakan ketentuan peratu-ran Mendiknas Nomor 20 Ta-hun 2005, bahwa untuk tahun pelajaran 2005/2006 ini Unas cukup dilaksanakan satu kali. Konsekuensinya, untuk siswa yang tidak lulus Unas bisa mengikuti ujian Paket C (kese-taraan untuk tingkat SLTA). Nilai dan kualitasnya sama saja dengan ujian di pendi-dikan formal. 
Belakangan diperoleh infor-masi, pelaksanaan ujian Paket C akan dimajukan menjadi bulan Agustus. Hal ini dise-suaikan dengan jadwal tes masuk perguruan tinggi. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Informasi dan Humas Depar-temen Pendidikan Nasional Bambang Waskito Hadi, di Jakarta, Senin (26/06). “Ujian kesetaraan Paket C semula yang dijadwalkan bulan Okto-ber dipercepat pada 28 sampai 30 Agustus. Ini untuk persia-pan masuk perguruan tinggi,” kata Bambang.
Bambang juga memberikan keterangan mengenai pelaksa-naan ujian kesetaran untuk SMP atau Paket B. Menurut Bambang, ujian Paket B akan digelar pada bulan November. 
Dalam kesempatan itu kem-bali ditegaskan, ijazah Paket A sampai Paket C setara de-ngan ijazah formal. Tidak ada perbedaan sama sekali antara ujian pendidikan formal dan kesetaraan. “Untuk siswa SMP, tetap bisa mendaftar ke SMA meski belum mempunyai ijazah. Tapi penerimaannya kondisional. Dalam situasi se-perti ini conditional admission itu berlaku,” tutur Bambang.
Mengenai soal ujian untuk Paket A, B dan C, hal itu dise-rahkan pada Badan Standar-disasi Nasional Pendidikan (BSNP). “Namun tetap berkon-sultasi dengan Depdiknas,” kata Bambang.(zal/dtc)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin