HOME : FOOTBALL

Berita Minahasa Induk -Minut 

27 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Sempat mendapat perlawanan napi 
Puluhan Polisi Minut ‘Serang’ LP Papakelan 

 
Aksi memalukan dan mencoreng institusi kepolisian, Senin (26/06) kemarin sekitar pukul 10.00 WITA, dipertontonkan puluhan oknum petugas yang ada


dijajaran Polres Minahasa Utara (Minut). Mereka menda-tangi Lembaga Pemasyara-katan (LP) Papakelan Tondano diduga ingin balas dendam.
Aksi ini dipicu oleh peng-aniayaan yang dialami rekan sekerja mereka yakni Briptu Victor Bea (27), yang diinfor-masikan dalam kondisi kritis setelah dikeroyok para peng-huni LP Papakelan.
Puluhan oknum polisi yang harusnya jadi pengayom ma-syarakat tersebut bertindak brutal dan anarkis, dengan memaksa masuk ke dalam setiap ruangan sel tahanan, mencari para pelaku yang me-lakukan aksi penganiayaan terhadap rekan mereka. 
Dari informasi yang dirang-kum Komentar kemarin, aksi ini dipicu oleh kekesalan pi-hak polisi dari polres Minut yang mengetahui rekan mere-ka telah dianiaya secara sa-dis, oleh para penghuni LP Pa-pakelan. Entah siapa yang mengakomodir kedatangan mereka tersebut, tanpa pikir panjang lagi, sekitar 40 sam-pai 50 polisi yang mengguna-kan tiga mobil keranjang Dal-mas, langsung menuju LP Pa-pakelan Tondano. 
Sesampainya dilokasi, me-reka diinformasikan langsung ‘menyerang’ dan memasuki sel tahanan untuk mencari para pelaku penganiayaan tersebut. Meski saat itu, Wa-kapolres Minahasa Kompol Alan G Abast yang sedang me-lakukan penyidikan berada dalam LP Papakelan, namun tak digubris oleh puluhan polisi Polres Minut tersebut. 
Kedatangan tamu yang tak diundang, disambut pula dengan emosi para nara pi-dana (napi), dan tahanan yang ada. Tak pelak, aksi ke-jar-kejaran baik di dalam maupun di luar ruangan LP Papakelan tak terelakkan. Kondisi ini sempat membuat situasi memanas dan tegang. Untung saja dalam kejadian ini, tak ada korban jiwa baik dipihak polisi maupun napi. Namun demikian, sejumlah polisi Minut sempat terpero-sok ke selokan dan nyaris di-hakimi para tahanan. Un-tunglah situasi tidak berkem-bang menjadi anakis, setelah sejumlah polisi dari Polres Minahasa terjun langsung lokasi. Hingga berita ini ditu-runkan, LP Papakelan masih dijaga ketat petugas Polres Minahasa. 
Kepala LP Papakelan Tonda-no, Slamet Budihardjo BcIP SIP ketika ditemui langsung Komentar dikantornya, sa-ngat menyesalkan insiden pe-nyerbuan ini. Menurut Budi-hardjo yang turut didampingi Kepala Penjaga dan Penga-manan Tahanan, Hamid Siba, penyerangan ini terjadi ketika tahanan sedang melakukan ibadah. 
Dijelaskannya, untuk kasus penganiayaan yang menimpa anggota polisi, telah diserah-kan ke pihak Polres Minaha-sa. “Polisikan sebenarnya me-ngerti hukum, kenapa mela-kukan cara-cara yang anarkis seperti ini. Kami LP Papake-lan, sudah menyurat ke De-partemen Kehakiman tentang kasus ini,” ketus Budihardjo. 
Sementara itu, Kapolres Mi-nahasa, AKBP Drs Edward Tamboto ketika dikonfrontir secara terpisah, membantah kalau aparat polisi Polres Minut melakukan penyer-buan. “Dorang polisi nyanda menyerbu, tapi menurut me-reka pihak LP Papakelan yang menghalangi mereka masuk, sehingga mungkin timbulah emosi,” kata Tamboto sedikit membela korpsnya.(pen)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin