HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

27 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Lintas Berita Kota

 
Wawali: Sekber Apeksi Berlebihan 
Kekecewaan Sekretariat Bersama (Sekber) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) terhadap rumitnya birokrasi pemerintah Kota Manado, dikatakan Wakil Walikota Manado Abdi Buchari SE MSi sebagai hal yang berlebihan, mengingat munculnya masalah ini karena panitia tidak berhadapan langsung dengan contact person yang tepat. 
“Koreksi ini dapat diterima. Tapi apa yang dikatakan panitia bahwa birokrasi pemkot itu sulit ditembus, tidaklah benar dan digeneralisir. Karena memang keadaannya tidak seperti itu. Yang menjadi persoalannya di sini adalah mis komunikasi,” ungkapnya kepada wartawan kemarin.
Sebagai Sekber yang memediasi pemerintah kota yang ada di Indonesia, harusnya lanjut Buchari tidak harus bersikap seperti itu. Melainkan lebih dapat menjalin sinergitas dengan pemerintah manapun. Apalagi ini menyangkut kesepakatan. “Sekber harusnya tidak berbicara seperti itu. Karena itu bukan kapasitasnya. Namun yang terpenting bagi Sekber adalah bagaimana menjalin kerjasama dan kesepakatan yang merupakan bagian dari sinergitas,” ujarnya kembali. (eda)

Meski Dikomplain, Pol PP Tertibkan PKL Jalan Wayang
Senin (26/06) kemarin puluhan Polisi Pamong Praja (Pol PP) kembali melakukan penertiban terhadap Para Pedagang Kaki Lima (PKL). Dan yang menjadi sasaran penertiban adalah PKL yang berjualan di pusat kota, khususnya di sepanjang wilayah Jalan Wayang, dekat Klenteng Ban Hing Kiong dan Kwan Kong.
Menariknya, aksi penertiban ini sempat mendapat penolakan dari pihak PKL. Mereka menolak aksi penertiban yang dilakukan pihak Pol PP. Bahkan, aksi ini hampir saja terjadi kontak fisik antara PKL dan Pol PP. Beruntung, pihak aparat kepolisian segera mengantisipasi kondisi tersebut. PKL menilai Pol PP sangat arogan dalam melakukan aksi penertiban tersebut. 
Namun demikian, pihak Pol PP dengan tegas membantahnya. Menurut sejumlah personil Pol PP, pihaknya melakukan aksi penertiban dengan baik hanya saja sikap yang kurang terpuji dari para PKL. 
Sementara itu Kepala Tatalaktib Dinas Ketertiban Umum Ferry Manua menegaskan, meskipun banyak PKL menolak ditertibkan namun pihaknya tetap menjalankan aksi tersebut. “Ini adalah instruksi dari pimpinan, bahwa semua PKL harus ditertibkan. Dan mereka nantinya harus masuk ke dalam hanggar,” tegasnya. (imo)

Warga Sumompo Desak Kondisi TPA Dikaji Lagi
Ratusan warga Kelurahan Sumompo mengeluhkan kondisi TPA di wilayah tersebut yang saat ini memprihatinkan. Warga mendesak Pemkot dalam hal ini Badan Pengelola Kebersihan (BPK) Manado untuk segera melakukan kajian ulang.
Sebagaimana yang dikemukakan Meity, salah seorang warga yang berdomisili di lokasi tersebut, akhir-akhir ini warga di lokasi ini mulai terganggu dengan kondisi TPA Sumompo. Pasalnya, air hujan yang merembes melewati lokasi pembuangan sampah tersebut mulai mengalir ke pemukiman warga dan menimbulkan bau tak sedap.
Menurutnya, selain bau tak sedap kondisi TPA juga ditandai banyaknya sampah tumpah ruah di sebagian badan jalan. Kondisi ini mengganggu kelancaran lalu lintas di ruas jalan tersebut. “Kadang kala ada mobil yang masuk got lantaran jalan so tatutup sampah. Begitu lei ada warga yang terjerumus di saluran air lantaran so tatutup deng sampah,” jelasnya. 
Menariknya, warga Sumompo dan para sopir angkot sebenarnya berencana memboikot lokasi TPA dan menggelar demo ke Kantor Walikota. Sayangnya rencana ini gagal dilaksanakan oleh karena para warga dan sopir angkot belum mengantongi ijin untuk menggelar kedua aksi tersebut.
Sementara itu Kepala BPK Manado Drs Didi JM Salendu mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan sejumlah pembenahan terhadap lokasi TPA Sumompou beberapa waktu lalu. Hanya saja, terhadap desakan warga dan para sopir angkot ini pihaknya akan melakukan kembali kajian dan pembenahan di lokasi tersebut. (imo)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin