HOME : FOOTBALL

Berita Sanger dan Talaud 

27 June 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Soal kondisi pelabuhan Feri Bandil 
Punya Dana, Tapi Dikemanakan Uang Pemeliharaan?

 

 IKUTI BERITA LAIN

Antisipasi penyimpangan
Pengawasan Proyek TA 2006 Minta Diperketat

Warga Ondong Relakan Lahan 4 Hektar 

Bangun Infrastruktur Sitaro, Pemkab Alokasikan Rp 26 M 

Dugaan yang disampaikan Komisi II DPR RI terhadap kondisi pelabuhan Feri Siau memang pantas dikritisi. Apalagi terkait dengan konstruksi, maupun peralatan seperti dinamo yang dikhususkan untuk mengangkat beban berat diduga barang rongsokan sejak diresmikan 2005 lalu, alat tersebut sudah tak berfungsi.
Menanggapi masalah terse-but, pemerhati konstruksi Su-lut, Ir Irwan Kartiwan justru mempermasalahkan kesiapan pemeliharaan. “Kalau ada ba-gian mesin yang berkarat dan sebagainya, karena tidak dira-wat kepala pelabuhan. Pada-hal, mereka punya dana pera-watan. Jadi dana perawatan itu dikemanakan?”, kata Kar-tiwan dengan nada menyelidiki.
“Makanya Pemda tingkat II jangan sok otonomis phobi de-ngan mengambil alih pela-buhan kalau tidak punya duit untuk mengelola fasilitas pe-labuhan,” papar Kartiwan.
Disisi lain, menurut Karti-wan, ASDP Siau hingga kini belum memiliki kapal dari pu-sat. “Bukan karena lautnya bergelombang seperti komen-tar Ariyanti. Lha, katanya Ariyanti berjuang untuk Satal? Di ASDP Siau belum ada kapalnya aja tidak tahu? Jangankan berjuang untuk Satal, inventarisasi wawasan sang beliau tentang kondisi Satal saja tidak tahu! Jangan sok populis ah. Norak,” tan-das Kartiwan.
Sementara itu, Staf Dinas Perhubungan Sulut, Hadiarto mengungkapkan bahwa hing-ga kini pihak pusat belum se-cara resmi menyerahkan aset-nya ke Pemkab Sangihe. “Res-minya belum ditandatangani. Tetapi, ada surat dari Bupati Pemerintah Kabupaten Sangi-he ke Dirjen Perhubungan Da-rat, yang berisi kesediaan Pemkab Sangihe untuk mera-wat alat-alat tersebut,” aku Hadiarto yang turut mengin-formasikan bahwa teknisi alat tersebut sudah berada di Siau. 
“Kemungkinan asnya patah, sehingga perlu difet. Itu hanya masalah keterlambatannya saja, dimana roda penggerak itu membutuhkan sentuhan fet atau oli,” tambahnya.(ade)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin