|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Hari Narkoba Perlu Sosialisasi Lagi
CATATAN: TEDDY RUGIAN
|
SEPERTINYA masalah narkoba masih dipandang sebelah mata. Lihatlah, peringatan Hari Narkoba Internasional (HANI), Senin (26/06), hanya disambut biasa saja oleh masyarakat Sulut.
Kendati sudah ada himbauan tertanggal 21 Juni dari pihak Polda Sulut melalui Lakhar Dirlantas Polda Sulut Drs Ahsanur Rozimi, agar mulai jam 11.00 Wita selama sehari penuh semua kendaraan bermotor menyalakan lampu, namun kenyataan di lapangan tidaklah demikian.
Dalam pantauan Komentar, hanya bisa dihitung dengan jari kendaraan yang menyalakan lampu. Di jalan yang ramai pun seperti Samrat, Boulevard dan sudut kota lainnya hanya adem ayam atau biasa-biasa saja. Termasuk anggota DPRD Sulut pun, bahkan polisi juga banyak yang tak menyalakan lampu kendaraan mereka.
Padahal himbauan yang dipublikasikan lewat media massa tersebut dengan maksud agar masyarakat menyatakan rasa kepedulian dan dukungan anti narkoba. Adanya fenomena ini, entah pihak mana yang akan dipersalahkan. Apakah publikasinya yang tak bisa dijangkau oleh masyarakat karena minim sosialisasi atau memang masyarakatnya yang tak mau tahu.
Saya sendiri yang mengendarai sepeda motor sempat menyalakan lampu, tapi akhirnya menjadi risih karena mendapat banyak sekali teguran ditambah pandangan minor. Masyarakat yang melihat saya, mungkin berpikir saya lupa mematikan lampu atau saya sedang cepat-cepat karena ada hal penting atau emergenzy (darurat, red). “Lampunya menyala” “Ada apa”. Itu beberapa kalimat yang diperdengarkan masyarakat ketika berpapasan ataupun ketika mendahului saya di jalanan.
Belajar dari kasus ini, ke depan peringatan HANI masih perlu disosialisasikan lagi. Dan seharusnya semua pihak perlu dilibatkan. Dengan begitu, apa yang diharapkan akan mendapatkan hasil yang maksimal.(*)
|
|