|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Potret
pengurus PWI ke depan
Benahi Keanggotaan dan Balai Wartawan
Oleh: SE Panggey
|
PENGURUS PWI Cabang Sulut men-jadwalkan, 29 Juni ini bakal melaksanakan Konferensi Cabang Luar Biasa untuk me-milih pengurus baru. Seyogyanya periode kepengu-rusan sekarang nanti berakhir medio tahun 2007, tapi berhu-bung meninggalnya ketua Andy Engka beberapa bulan silam, maka peraturan dasar menga-tur pemilihan ketua yang baru melalui Forum Konferensi Ca-bang Luar Biasa, tapi sekaligus dimanfaatkan untuk memilih seluruh pe-ngurus cabang. Ko-non karena pertim-bangan efisiensi.
Menghadapi iven penting ini, penulis mencatat ada dua hal maha penting yang perlu ditelisik oleh kalangan warta-wan sendiri untuk diakomodir sebagai program kerja pengu-rus baru nanti, yaitu memenuhi keanggotaan dan memfungsi-kan kembali balai menjadi pusat
kegiatan kewartawanan.
Soal keanggotaan, organisasi ini di Manado pernah mempu-nyai 260 anggota ketika jum-lah media cetak dan elektronik baru dapat dihitung dengan jari. Tetapi sekarang setelah jumlah media telah jadi ter-bilang lusinan keanggotaan-nya cuma 67 orang ditambah 28 anggota biasa dan 3 anggota muda yang telah mendaftar ulang pada 30 Mei lalu, atau 95 anggota biasa dan 3 anggota muda.
Yang berhak memilih dan di-pilih hanyalah yang 95 ang-gota biasa. Mayoritas 65 ang-gota berasal dari media cetak yang tak aktif terbitnya, dari TVRI/RRI tercatat 20 orang sedangkan dari media cetak besar di daerah hanya 4 ter-catat anggota biasa dan sisa-nya 7 orang dari kantor berita dan koresponden harian Ibu-kota. Ke depan, diharapkan mayoritas wartawan dari media cetak aktif dapat masuk anggota PWI agar organisasi wartawan ini dapat menjadi organisasi kebanggaan korps masyarakat serta pemerintah.
Makanya dalam memilih ke-pengurusan yang baru nanti, saya mengajak kepada teman-teman yang mempunyai hak memilih dan dipilih, agar me-milih pengurus inti organisasi dari teman-teman anggota yang bekerja di media aktif (cetak, koresponden, kantor berita dan RRI/TVRI) demi meningkatakan wibawa organisasi.
Mengfungsikan kembali balai wartawan sebagai pusat kegia-tan kewartawanan, menjadi prioritas kedua kerja pengurus baru. Dan kalau memungkin-kan, pengurus baru nantinya diharapkan dapat menciptakan sebuah atau beberapa institusi yang dapat menampung pulu-han bahkan lebih 100 wartawan tanpa surat kabar.
Khusus kepada media cetak yang sudah tidak aktif lagi, diimbau kepada pimpinan redaksinya untuk membatasi pemberian kartu pers.(*)
|
|