|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Mengaku tidak ada pembantaran bagi dokter tersangka narkoba
Pontoh: Polisi Tidak Pernah Mintai Kami Uang
|
Dugaan penyuapan yang menerpa Poltabes Manado atas dugaan kasus narkoba, yang menyeret oknum dokter berinisial AM warga Perkamil, langsung dibantah Carlos Pontoh SH, selaku kuasa hukum tersangka.
“Terus terang saja, sejak kasus ini ditangani pihak Poltabes Manado, klien kami tidak pernah dimintai uang sepeserpun dari pihak kepolisian. Dan itu dapat dibuktikan dengan tidak adanya pembantaran sebagaimana yang dituduhkan kepada klien saya,” kata Pontoh saat menemui Komentar, Selasa (27/06) kemarin.
Malahan menurut Pontoh, sejak kliennya dirujuk ke Rumah Sakit Prof Kandou untuk mendapat perawatan medis akibat penyakit jantung yang dideritanya, polisi hampir setiap saat menjenguk tersangka, guna memastikan apakah kesehatannya sudah membaik. Karena menurut pihak kepolisian, jika kesehatannya sudah pulih tersangka akan kembali menjalani penahanan di Sel Mapoltabes Manado.
“Jangankan meminta uang, sedangkan kami saja yang ingin memberikan uang sebagai pengganti uang bensin kepada anggota polisi yang datang menjenguk ke Rumah Sakit, mereka tidak ingin mengambilnya, dengan alasan kalau pimpinan mereka melarang keras hal-hal seperti itu,” ujar Pontoh.
Sementara itu, Kapoltabes Manado, Kombes Pol Drs Jhon Latumeten SH sendiri kepada koran ini mengaku sangat kecewa atas tuduhan penyuapan tersebut. “ Terus terang saja, saat anda menelepon bahwa pihak kami dituding menerima uang suap atas kasus ini, saya menangis, karena tega-teganya oknum tersebut menuduh pihak kami yang bukan-bukan, padahal anggota kami sudah bekerja siang dan malam untuk mengungkap kasus ini,” ujar Latumeten seraya menambahkan kalaupun ada oknum anggota polisi yang menerima uang suap dalam kasus ini, maka ia sendirilah yang akan mengusutnya hingga tuntas.(oan)
|
|