|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Dibanding universitas lain
Biaya di Faked Unsrat Jauh Lebih Murah
|
Keluhan masyarakat tentang makin mahalnya pendidikan di fakultas kedokteran (faked) Unsrat ditanggapi PR I Prof dr Butje Moningka DAF SpFK. Menurutnya biaya pendidikan di fakultas tersebut masih jauh lebih murah dibanding kuliah di fakultas yang sama di universitas lain.
“Biaya kuliah di kedokteran umum faked Unsrat tergolong paling murah dibanding fakultas sejenis yang ada di universitas lain. Malah setahu saya, calon mahasiswa harus menyiapkan sedikitnya 400 juta rupiah untuk masuk di faked Universitas Padjadjaran Bandung. Apalagi mau masuk ke faked UI, yang bisa mencapai 500-an juta,” kata Moningka yang juga dosen di faked Unsrat.
Ia menyayangkan masyarakat yang semata-mata melihat angka di atas 50 juta. “Memang sesuai SK rektor nomor 757/J12/LL/2006, untuk mereka yang hasil ujian T2-nya mencapai rangking sampai 101 ke atas, bisa dibebani sumbangan di atas 50 juta. Tapi bagi mereka yang rangking 1 sampai 5 sama sekali tidak dikenakan biaya sumbangan. Jadi semakin pandai si calon mahasiswa, maka makin kecil biaya. Sebaliknya, semakin bodoh tapi sangat ingin masuk maka harus bayar biaya yang lebih mahal. Ini sudah jadi risiko dan uang sumbangan pembangunan tersebut tak bisa dicicil,” ujar Moningka.
Ditambahkannya, di faked juga diterapkan subsidi silang. “Uang dari mahasiswa yang bayar lebih mahal dipakai untuk mensubsidi mahasiswa yang pandai tapi kurang mampu. Selain itu hasil tes T2 benar-benar murni tanpa rekayasa,” jelasnya.
Saat disinggung ada kesan di masyarakat bahwa faked Unsrat menerima mahasiswa kurang cerdas namun banyak uang, Moningka menampiknya. “Mahasiswa seperti itu akan tersingkir dengan sendirinya alias DO. Di fakultas ini, tak ada mahasiswa yang bisa menyogok dosen supaya lulus ujian. Soalnya dosen di sini banyak yang menjadi dokter praktek. Kalau mereka tak mampu, pasti akan keluar,” tandas Moningka.
Ia juga menyatakan mulai tahun akademik ini diterapkan uang SKS. “Ini juga sesuai SK rektor yang kami sebut tuition fee yang besarnya antara Rp 10.000 hingga Rp 20.000 tergantung program studi,” bebernya.(win)
|
|