|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
PGRI Sulut Minta Kesejahteraan Guru Ditingkatkan
|
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulut meminta pada pemerintah sekiranya memperhatikan kesejahteraan guru yang selam ini dinilai masih sangat kurang. Meski terjadi kekurangan namun guru-guru masih berupaya dalam peningkatan mutu pendidikan itu sendiri.
Seperti yang dikatakan Ketua PGRI Pusat, HM Rusli, kemarin, pihaknya menilai kesejahteraan guru dirasa masih kurang dan belum memenuhi kebutuhan hidup seharai-hari keluarga guru. “Karena itulah tidak salah jika banyak guru yang mencari kerja sambilan untuk memenuhi kebutuhan hidup rumah tangga guru,” katanya.
Menurut dia, penghargaan guru di Indonesia dibanding dengan negara lain masih jauh berbeda. Kalau di Jepang, guru sangat dihargai apalagi seperti di negara Malaysia pemerintahnya sangat memperhatikan kondisi guru terlebih lagi masalah kesejahteraannya.
Tidak terlepas dari kesejahteraan guru itu sendiri, menurut Rusli kalau guru bekerja sampingan diluar jam mengajar tentu akan mempengaruhi kualitas mengajar dan dapat bepengaruh pada mutu pendidikan siswa. “Coba bayangkan kalau guru yang akan mengajar dalam kondisi pikiran yang terbagi bahkan lapar, tentunya guru tersebut tidak konsen dalam mengajar dan yang terpenting guru perpikir kurikulum dilaksanakan tetapi tidak memperhatikan isi dari kurikulum itu sendiri,” katanya.
Karena itulah kami meminta pada pemerintah sekiranya memperhatikan kesejahteraan guru dengan mempertimbangkan kondisi saat sekarang ini. Hal itu juga dikatakan Kadis Diknas Manado Drs K Poluan. Menurut dia, kalau jaman dahulu pemerintah sangat memperhatikan kesejahteraan guru, maka seharusnya saat ini pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan guru dengan lebih meningkatkan kesejahteraan.(lex)
|
|