|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
MarS tak Terkejar
Pendukung DeWa klaim menang
|
Meski penghitungan suara masih dilakukan, namun Pasangan calon top eksekutif Marlina-Sehan (MarS) hampir dipastikan tak terkejar oleh tiga pasangan calon lainnya. Pasalnya, data quick count LSI, referensi Desk Pilkada, maupun bocoran data kurir KPUD Bolmong mencatat, MarS unggul cukup mutlak atas tiga rivalnya.
Informasi yang diperoleh Komentar Pukul 23.30 Wita tadi malam dari rangkuman semen-tara kurir KPUD di 25 kecama-tan dari keseluruhan 27 keca-matan se-Bolmong, mengung-gulkan pasangan nomor urut 2 di posisi teratas dengan total suara 117.716, diikuti DeWa (Djelantik-Wahid) 83.244 suara, Sang Surya (Syam-suddin-Suryono) 44.644 suara, serta RaDen (Rosnaningsih-Denny) di posisi juru kunci dengan 2.860 suara.
Data kurir KPUD ini mencatat MarS menang di 17 kecama-tan, sedangkan runner-up DeWa meraih 6 kecamatan. Sang Surya sendiri mampu menguasai di 2 kecamatan, yakni Dumoga Timur dan Passi Timur. Data dua kecamatan yang belum masuk, yakni Ko-tamobagu Barat dan Pinoga-luman. Data per TPS di dua ke-camatan ini masih dikumpul-kan. Hanya saja diperoleh in-formasi, DeWa menang di Kotamobagu Barat, sedangkan di Pinogaluman dikuasai oleh MarS.
Data kurir KPUD ini sendiri, diperkirakan tidak akan ber-beda jauh dengan rekapitulasi KPUD nantinya. Namun Ketua KPUD Bolmong, Holid Maka-lalag ketika dikonfirmasi tadi malam mengatakan, ini meru-pakan data kurir. ‘’Jadi masih bersifat sementara sambil menunggu pleno penetapan resmi oleh KPUD.’’
Sementara itu, meski data quick count, Desk Pilkada dan kurir KPUD mengisyaratkan ke-menangan MarS, namun pen-dukung DeWa masih mengklaim bahwa calonnya yang menang.
Seperti diketahui, massa pen-dukung DeWa yang berkumpul di depan kediaman Djelantik di Kelurahan Mogolaing sekitar Pukul 10.00 Wita kemarin (21/03), mengusung kertas catatan yang isinya data perolehan suara, di mana DeWa untuk se-mentara menang dengan ca-paian suara 58,9 persen. Me-nariknya, kertas itu kemudian diangkat dan diperlihatkan kepada kendaraan-kendaraan yang lalu lalang, termasuk sejumlah bentor.
Untung saja, aksi itu tak me-nimbulkan keributan, karena beberapa saat kemuadian apa-rat dengan pendekatan per-suasif meminta mereka agar tenang. Sehingga massa tidak lagi berkumpul di pinggir-pinggir jalan.
Ketua DPD PAN Bolmong, Drs Jemmy Lantong, yang sempat terlihat berada di tengah massa, ketika dikonfirmasi tentang klaim persentase tadi, mencoba meluruskan. Menurutnya, data itu diperolehnya dari Tim DeWa Center, tidak seperti opini yang berkembang yang terkesan menuding bahwa Lantong telah mengklaim data itu berasal dari KPUD.
“Singkatnya begini, waktu massa sudah berkumpul di depan rumah Djelantik, saya tiba dengan mobil. Saat saya turun, mereka saking senang-nya langsung memeluk dan mengangkat saya. Saya ini kan orang politik, jadi saya mem-balas dengan memberikan kesenangan kepada mereka. Lalu dengan spontanitas saya bilang bahwa data sementara yang diperoleh, suara DeWa mencapai 58,9 persen disusul oleh MarS 38,18 persen.’’
Nah, ungkap Lantong, data itu dari Tim Dewa Center, dan sama sekali tidak diklaimnya dari KPUD. ‘’Bukankah Nayodo Kurniawan mengatakan bahwa aksi saling klaim itu wajar-wajar saja, namun tetap harus menghormati hasil resmi sesuai pleno penetapan suara di KPUD,” kata Lantong lagi.(tus/*)
|
|