HOME : FOOTBALL

Berita Mimbar dan Keagamaan 

22 March 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Regar bakal mundur, Rondo tunggu perkembangan
Rapat-rapat Yayasan Wenas tak Pernah Bicara Ganti Rektor UKIT

 

 IKUTI BERITA LAIN

Hasil Pengumuman CPNS Kanwil Depag Sulut Dikritisi

Roring: Tak ada yang bisa melarang warga jemaat bicara
BPS GMIM ‘Larang’ Penyebarluasan Masalah GMIM 

Sejarah Pekabaran Injil di Sangir Talaud (4) 
Para zendeling pertama 

Lintas Berita Mimbar 

Sejumlah pengurus Yayasan AZR Wenas mengaku tidak pernah mendengar atau memutuskan dalam rapat-rapat yayasan tersebut, kalau akan ada pergantian Rektor UKIT. “Kami tidak pernah membahasnya, apalagi ada keputusan untuk melakukan pergantian rektor,” ujar Drs Philep Regar MSi, salah satu pengurus teras yayasan AZR Wenas yang membidangi komunikasi kepada harian ini.
Menanggapi adanya pelanti-kan Rektor UKIT, Regar menya-takan kaget dengan keputusan itu. “Bahkan yang sangat dise-salkan, kami pengurus yayasan cuma disampaikan undangan melalui SMS. Ini kan tidak etis. Karena itu saya tidak bersedia hadir dalam acara pelantikan. Kalau bicara pelantikan, ini kan acara resmi, jadi musti un-dangan tertulis,” ujarnya.
Dengan adanya kekisruhan ini, Regar secara pribadi menga-takan bakal mengundurkan diri dari pengurus Yayasan Wenas. “Setelah melihat situasi yang terjadi, khususnya masalah-masalah yang berkaitan dengan struktur pelayanan GMIM, saya akan mengundurkan diri dari yayasan,” tuturnya lagi.
Sementara itu, Pdt Kelly Ron-do, Wakil Ketua Yayasan Wenas yang membidangi Perguruan Tinggi, merasa dilecehkan de-ngan adanya keputusan itu. “Masa saya yang mempunyai hak untuk menentukan struk-tur di bidang yang dipercayakan kepada saya, tidak diberitahu soal pergantian rektor itu. Dan undangannya juga melalui SMS. Karena itu saya putuskan tidak hadir dalam pelantikan itu,” ujarnya dengan nada kesal.
Menurut Rondo, seharusnya pergantian rektor itu melalui mekanisme yang jelas, supaya semua pihak dapat meneri-manya. “Jadi kita seharusnya mempelajari dulu semua keten-tuan yang ada. Jangan lang-sung mengambil keputusan tanpa pertimbangan yang benar,” katanya.
Ditanya, bagaimana sikapnya dengan adanya keputusan sepihak itu, Kelly Rondo menga-takan, masih akan memper-timbangkan apakah akan tetap jadi pengurus yayasan atau akan mengundurkan diri.(jef)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin