|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Hutan lindung Mahawu ‘digundul’
Tomohon Masih Diintai Banjir
|
Bencana banjir nampaknya masih terus menghantui wilayah Kota Tomohon. Betapa tidak, wilayah tangkapan air di sebagian kawasan hutan lindung Gunung Mahawu, telah berubah fungsi menjadi areal perkebunan. Jika ini hanya dibiarkan begitu saja, bukan tidak mungkin bencana banjir akan melanda Kota Tomohon di kemudian hari.
Sebagaimana terpantau, lokasi areal perkebunan yang diper-kirakan seluas 10 hektar ini ber-ada di wilayah selatan kawasan hutan lindung Mahawu. Warga juga bisa melihat dengan jelas kondisinya dari bagian selatan Kota Tomohon, atau di daerah sekitar Kelurahan Walian. Di mana, sebagian areal nampak tidak lagi ditumbuhi pepohonan. Ini menurut warga, harus segera diperhatikan pemerintah, guna mengantisipasi dampak buruk yang bisa ditimbulkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kota Tomohon, Ir Ervinz Liuw, ketika dikonfirmasi soal wilayah hutan yang telah dijadi-kan areal perkebunan ini, me-ngatakan akan segera menin-daklanjutinya. “Memang areal hutan lindung harus dijaga. Tapi kalau areal perkebunan di sana milik warga, kita juga harus mengarahkan mereka untuk menanam pohon,” tandasnya.
Langkah kongkrit lainnya yang akan Dishut-LH dalam rangka mengantisipasi bencana banjir, kata Liuw, adalah rehabilitasi hutan dan lingkungan hidup. Ditambahkannya lagi, dalam waktu dekat pihaknya akan me-lakukan penanaman bibit pohon di wilayah hutan lindung di Kota Tomohon.(dav)
|
|